GKR Hemas Ajak Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – GKR Hemas anggota DPD RI mengajak masyarakat memiliki kreatifitas  yang mampu mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif  dan tidak membiarkan lahan pertanian  menjadi terbengkelai. Program  intensifikasi lahan selama ini sudah banyak dilakukan agar nantinya bisa meningkatkan sektor perekonomian. Termasuk Penerapan pertanian perkotaan yang dilakukan Kelompok Wanita Tani  (KWT) yang saat ini telah  berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon, polusi  serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan.

“Kita harus upayakan  untuk menghambat berkurangnya lahan pertanian an mendorong kalangan muda ikut berperan,” kata GKR Hemas dalam Kunjungan Kerja  dan Dialog Bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Gunungkidul di Wukirsari, Baleharjo, Wonosari Rabu (14/08/2019).

Menurutnya, peran  Kelompok Wanita Tani  dalam rangka mengembangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sangat penting. Dengan lahan yang terbatas di halaman depan maupun belakang rumah, anggota KWT  dapat mengoptimalkan dengan menanam sayuran dan sebagainya  dan  merupakan bahan pangan yang sangat dibutuhkan.

Sejak 15 tahun lalu bahwa anak muda merasa ‘gengsi’ menjadi petani. Banyak anak muda terutama laki-laki memilih bekerja di pabrik menjadi buruh dari pada  bekerja di sawah. Akibatnya area persawahan terbengkalai dan jika tidak dilakukan antisipasi, dikhawatirkan masyarakat  akan mengalami krisis Lahan Pertanian.”Kita harus hindari dan cegah terjadinya krisis lahan pertanian,” ucapnya.

Sebelumnya, GKR Hemas melakukan peninjauan  lahan pertanian terbatas anggota KWT Marsudi Mulyo di Dusun Wukirari, Baleharjo, Wonosari yang sangat kreatif telah mengubah lahan tidur menjadi lahan yang produktif.  GKR Hemas berharap  keberhasilan masyarakat Dusun Wukirsari  tersebut  dapat  dicontoh.

Pihaknya juga prihatin terkait dengan  musim kemarau  dalam  3 bulan terakhir ini telah menyebabkan banyak padi yang mengering. Selain masalah terbatasnya air, KWT juga dihadapkan oleh permasalahan lainnya, seperti membuat kemasan hasil produk pertanian dan  memotivasi anggota untuk tetap berjuang dalam mengembangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Kunjungan kerja GKR Hemas anggota DPD RI tersebut diterima Bupati Gunungkidul Hj Badingah S Sos, Kepada Dinas Pertanian Propinsi DIY Ir Sasongko, Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan (DPP) Gunungkidul  Ir Bambang Wisnu Broto dan para kepala OPD terkait  Propinsi DIY dan Kabupaten Gunungkidul. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI