Goa Tanding, Objek Wisata Baru di Gunungkidul

WONOSARI (KRjogja.com) – Objek Wisata (Obwis) Goa Tanding yang teletak di Dusun Gelaran II, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo bersiap peresmian pembukaan atau lauching. Meski masih kurang terdengar, tapi ternyata sudah banyak wisatawan yang telah mengunjungi objek wisata yang baru ini.

Hingga saat ini dokumen kelayakan goa untuk objek wisata, sudah dikeluarkan dari UPN Veteran  Yogyakarta tanggal 5 Juli 2016 ditanda tangani Dr Ir Jatmiko Setiawan MT. Para pemandu sudah mendapatkan sertifikat pelatihan yang dikeluarkan Dinas Pariwisata DIY. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sadam Wisata yang mengelola objek ini sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK)  Kepala Desa Bejiharjo.

Klik Ini: Goa Buniayu Tantang Adrenalin Wisatawan

“Saat ini sudah banyak wisatawan, termasuk dari manca negara masuk goa Tanding,”  kata Ketua Pokdarwis Sadam Wisata Supadi didampingi Aminuddin pengurus yang lain, Rabu (03/08/2016).

Seluruh dokumen operasional sudah lengkap, bahkan sertifikat para pemandu sudah dimiliki mulai bulan April. Sekarang, melakukan pembenahan lingkungan goa. Kantor Pokdarwis dilengkapi fasilitas memadai. Penataan lingkungan akan dilakukan secara bertahap, saat diresmikan nanti minimal sudah rapi semua. Walaupun terus akan disempurnakan, seperti pembangunan taman lingkungan, taman bermain, taman kuliner dan sebagainya. Jangka panjang, wisatawan diharapkan tidak hanya merasa berwisata setelah masuk goa, tetapi begitu masuk areal Goa Tanding sudah menikmati indahnya pemandangan.

“Akan dibangun banyak titik  agar wisatawan dapat berselfi di komplek Goa Tanding,” tambahnya.

Baca juga: Di Pati, Ada Goa Pancur Lho..

Kepala Desa Bejiharjo Yanto menjelaskan, Pokdarwis Goa Tanding secara spesifik mempunyai destinasi wisata sendiri. Meski berdekatan dengan Goa Pindul, tetapi hanya mengelola satu, Goa Tanding. Menurut Supadi, Goa Tanding dirancang untuk obwis minat khusus. Meskipun ruang goa cukup besar, pembatasan jumlah pengunjung dilakukan. Obwis ini berprinsip menjaga kelastarian alam. Kondisi alami goa tetap dijaga, lingkungan terus dibangun agar kelestarian alamnya terpelihara.

“Pesona alam tetap menjadi objek unggulan,” ujarnya.

Goa Tanding aliran sungainya sama dengan Goa Pindul. Bedanya, Goa Tanding hanya mempunyai satu pintu, wisatawan keluar masuk dalam pintu yang sama. Sementara Goa Pindul ada pintu keluar yang berbeda. Masuk Goa tanding tidak menggunakan ban seperti Goa Pindul, tetapi menggunakan perahu karet, satu  perahu  memuat 7 orang dengan pemandunya. Wisatawan yang masuk terbatas. Tampilannya agak berbeda dengan Goa Pindul, ada gerbang masuk dibuat lorong yang indah untuk foto selfi. Stalakmit dan stalaktit dalam goa berkilau keemasan, indah dan alami.

“Banyak wisatawan yang keluar dari goa berdecak kagum,” tambahnya. (Ewi)

 

 

BERITA REKOMENDASI