Gunungkidul Segera Buka Pembelajaran Tatap Muka

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul mengizinkan pembelajaran tatap muka konsultatif khusus bagi pendidikan kelas akhir yakni kelas VI SD dan kelas IX SMP tetapi banyak sekolah belum melaksanakannya. Pihak sekolah saat ini masih melakukan sosialisasi terhadap pelajar dan orang tua siswa/wali terkait kebijakan tersebut.

Selain itu, mereka juga menunggu rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kapanewon setempat. ”Saat ini pihak sekolah masih menunggu rekomendasi Satgas Covid-19 kapanewon,” kata Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Gunungkidul, Kiswara.

Sesuai Surat Edaran (SE) Disdikpora Gunungkidul, sekolah wajib memiliki rekomendasi Satgas untuk tatap muka konsultatif. Dari kebijakan itu maka dimungkinkan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak bisa berjalan secara serentak tergantung dari kecepatan memperoleh rekomendasi dari masing-masing kapanewon.

Untuk pelaksanaannya tentu bergantung kondisi masing-masing sekolah, tetapi setidaknya Disdikpora Gunungkidul memberikan izin untuk pembelajaran tatap muka terutama bagi daerah yang dinyatakan bukan termasuk zona merah penyebaran Covid-19. Keputusan pembelajaran tatap muka konsultatif tersebut dikeluarkan berkaitan dengan pelaksanaan Assessment Standar Pendidikan Daerah (ASPD) 2021. ”Kebijakan ASPD ini menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) sesuai kebijakan pusat,” imbuhnya.

Terpisah Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Purwanto membenarkan bahwa pihaknya belum melaksanakan pembelajaran tatap muka konsultatif tersebut dan masih dilakukan secara daring (online). Pertimbangannya bahwa hingga saat ini, para siswa kelas akhir masih melaksanakan try out dalam masa uji coba secara daring untuk ASPD April nanti,” katanya melalui pesan singkat.

Sampai saat ini hampir seluruh sekolah di jenjang pendidikan SMP masih menunggu izin dan rekomendasi dari Satgas Covid-19 kapanewon. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI