Hadang Corona, Dispar Terus Kampanyekan DIY Aman Dikunjungi

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tengah gencar mengkampanyekan DIY aman dikunjungi bagi wisatawan dengan melakukan pengecekan pintu masuk utama wisatawan dan beberapa destinasi wisata unggulan di DIY. Upaya tersebut guna menindaklanjuti arahan atau Instruksi Gubernur DIY No.2/INSTR/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Pemularan Infeksi Corona Virus Disaese (COVID-19) serta menanggapi maraknya pemberitaan kasus virus korona di Indonesia, khususnya di DIY.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) dan membuat surat edaran (SE) kepada instansi dan stakeholder terkait di DIY guna menyikapi secara positif terhadap hal tersebut. Salah satu aksi yang telah kami lakukan dengan monitoring di pintu masuk DIY yaitu Bandara Internasional Adisucipto dan Stasiun Yogyakarta pada Kamis (5/3/2020) lalu,” papar Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawati di Desa Wisata Nglanggeran, Sabtu (8/3/2020).

Singgih mengatakan setelah melakukan monitoring di dua pintu masuk wisatawan di DIY tersebut, pihaknya melakukan monitoring dan kampanye sikapi virus korona di beberapa destinasi wisata andalan di DIY. Kampanye tersebut berupa pemasangan poster yang berisi hal-hal yang perlu dilakukan dalam menyikapi masalah virus korona ini di obyek wisata yaitu Desa Wisata Nglanggeran dan Lintang Sewu Mangunan.

“Obyek wisata Nglanggeran telah melakukan antisipasi juga serta membudayakan hidup sehat yaitu dengan menyediakan sabun cair di setiap titik tempat cuci tangan dan pintu masuk retribusi dibantu Dinkes Gunungkidul yang menyediakan hand sanitizer. Hal ini menunjukkan pengelola obyek wisata Nglanggran sudah menyadari betapa pentingnya hidup bersih dan menjadi salah satu tuntutan bagi tempat umum, tetap menjaga higienitas sehingga menjadikan masyarakat atau pengunjung nyaman,” ungkap Singgih.

Pihaknya sekaligus meminta Dispar kabupaten/kota di DIY segera menindaklajuti SE terebut dengan mensosialisikan budaya hidup bersih dan pelayanan tersebut di obyek wisata lainnya. Dilanjutkan monitoring di Lintang Sewu Mangunan yang dinilai pengelola obyek wisata telah melakukan langkah serupa seperti di Nglanggeran.

“Kami juga mengandeng Dinkes Bantul untuk melakukan sosialisasi serta pengarahan kepada para pelaku wisata dan pokdarwis di Kab Bantul mengenai sikap dan langkah yang betul dalam menyikapi kasus virus korona,” tambah Singgih. (Ira)

BERITA TERKAIT