Handayani Night Festival Angkat Potensi Budaya Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Sebagai wujud rasa syukur dan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia ke 74, generasi muda Gunungkidul yang tergabung dalam ‘Gugur Gunung Project’ akan menyelenggarakan acara bertajuk ‘Handayani Night Festival’. Even ini sebagai wujud kepedulian atas kurangnya sinergi antara berbagai potensi seni budaya di Gunungkidul.

Ketua panitia, Guntur Susilo mengatakan Handayani Night Festival akan menampilkan musik keroncong yang diikuti oleh 10 grup keroncong asli Gunungkidul. Fashion show batik karya 13 desainer terbaik Gunungkidul yang akan diperagakan oleh 30 Finalis Dimas Diajang Gunungkidul 2019, Live Mural dan Tari kolosal serta Kuliner Jadul.

“Acara ini juga diharapkan akan menjadi wadah pemersatu dan sinergi antara pelaku seni budaya di Gunungkidul. Sebagai bagian dari pelestari batik khas Gunungkidul dan upaya mengangkat kembali musik keroncong yang lambat laun music ini tidak terdengar lagi keberadaanya dan sebagai sarana untuk mengangkat potensi kuliner tradisional khas Gunungkidul,” jelasnya di Wonosari, Kamis (29/08/2019).

Acara yang akan digelar di Sepanjang Jalan Agus Salim Kepek Wonosari ini akan dilaksanakan pada Sabtu (31/08/2019) mulai pukul 15.00 – 23.00 WIB. Panitia akan memanjakan pengunjung dengan menampilkan acara dalam konsep 3 panggung terbuka. Gelaran HNF 2019 melibatkan kurang lebih 450 seniman dan seniwati Gunungkidul.

“HNF 2019 digadang dapat menjadi even nasional yang konsisten mengangkat potensi seni dan budaya. Dengan banyaknya event semacam ini kami ingi kunjungan wisata di Gunungkidul semakin meningkat dan lama tinggal kabupaten ini sehingga bisa menggerakan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya. (*)

BERITA REKOMENDASI