Harga Sapi di Gunungkidul Turun, Kambing Malah Naik

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Harga berbagai jenis ternak di Kabupaten Gunungkidul cenderung mulai stabil, meskipun untuk jenis sapi mengalami penurunan bulan sebelumnya. Khusus harga sapi penurunan harga dalam persentase sekitar 5-10 persen, harga sapi yang pekan lalu untuk pejantan program penggemukan Rp 18 juta kini menjadi Rp 17 juta-Rp 17,5 juta.

“Penurunan harga sapi pada bulan ini diperkirakan akibat jumlah penjualnya meningkat dan dipicu lantaran pakan ternak khususnya sapi dan kambing murah juga bertepatan dengan musim panen padi,” kata Ali Nurahman pedagang sapi di Pasar Siyono, Playen, Gunungkidul.

Sementara untuk jenis kambing kondisi pasar relatif stabil meskipun terjadi kenaikan harga tetapi hanya dalam kisaran 5-10 persen. Pekan lalu untuk kambing pejantan potong Rp 2.400.000 naik menjadi Rp 2,5 juta, untuk kambing indukan yang semula Rp 1,3 juta naik menjadi Rp 1,4 juta.

Berbeda dengan jenis unggas, ayam kampung persentase justru mengalami penurunan mencapai 10-15 persen. Dari harga semula Rp 50.000/ekor kini turun menjadi Rp 45.000 /ekor. Bahkan untuk ayam jantan yang semula harganya mencapai Rp 125.000/ ekor harga saat ini menjadi Rp 100.000/ekor.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menyatakan meningkatnya harga ternak diperkirakan berlangsung lama. Karena dalam bulan-bulan seperti ini memungkinkan untuk melakukan berbagai program budidaya baik penggemukan maupun pengembangan sapi indukan. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI