Harga Tembakau di Gunungkidul Capai Rp 48.000/Kg

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) – Para petani tembakau di Desa Wareng, Paliyan mulai memasuki masa panen. Bahkan hasil panen berkualitas bagus bisa mencapai Rp 48.000/kg.

Salah satu petani Pujo mengungkapkan, hasil panen kali ini cukup bagus. Memang untuk kualitas tembakau menjadi penentu harga jual. Bila kualitas rendah hanya bisa dijual Rp 25.000/kg.

“Alhamdulilah panen kali ini cukup bagus. Kondisi cuaca juga mendukung petani dalam memproses hasil panen,” kata Pujo disela-sela menjemur hasil panen tembakau di pekarangan rumahnya di Dusun Pampang, Senin (19/09/2016).

Diungkapkan, proses pengembangan tanaman tembakau memang membutuhkan waktu tiga bulan sampai panen. Ketika sudah dipanen, tanaman diolah dan dijemur. Proses penjemuran tergantung dari cuaca. Biasanya membutuhkan waktu satu sampai dua hari.

“Hasil panen para petani di Desa Wareng bisa sekitar 8 kwintal lebih untuk dijual ke wilayah Surabaya melalui pedagang di Pracimantoro. Para petani tidak kesulitan memasarkan hasil panen karena sudah memiliki pasar tersendiri. Banyak yang mengembangkan tembakau di sekitar pekarangan rumah,” ujarnya.

Pujo menambahkan, hasil dari panen tembakau memang cukup menguntungkan. Bahkan para petani di Wareng tergabung dalam kelompok. Melalui tanaman tembakau sebanyak 14.000 batang, bisa mendatangkan penghasilan hingga Rp 14.000.000. (Ded)

BERITA REKOMENDASI