Hewan Buas Teror Ternak Warga Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kasus serangan binatang buas diduga anjing liar di Kabupaten Gunungkidul meluas hingga Kecamatan Wonosari. Dua ekor kambing milik warga Dusun Kemorosari II, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, mengalami luka pada bagian perut belakang akibat serangan hewan liar tersebut.

Pemilik kambing, Siti Fatimah mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.00 dinihari. Saat itu ia terbangun ketika mendengar suara gaduh di kandang yang terletak tepat di sebelah rumahnya.

“Saya dengar suara gaduh di kandang dan begitu mengecek lokasi kandang, dua ekor kambing ternyata diserang kawanan binatang mirip anjing dan kedua ekor kambing itu sudah terluka dan mati,” kata Fatimah.

Dari dua ekor kambing miliknya, satu ekor di antaranya dalam keadaan mati dengan usus terburai. Serangan hewan liar ini juga dirasakan saudaranya. Tetapi kejadian tersebut langsung diketahui hingga kambing tersebut bisa terselamatkan.

Meluasnya serangan binatang buas tersebut kini meresahkan warga Desa Piyaman karena sebelumnya meskipun terjadi kemarau panjang belum pernah terjadi. Kasus kematian ternak akibat serangan binatang buas biasanya hanya terjadi di wilayah pesisir, Kecamatan Girisubo,Tepus, Ponjong, Tanjungsari, Saptosari, Panggang dan Purwosari.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Ir Bambang Wisnu Broto mengatakan hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti hewan yang memangsa ternak milik warga. Pihaknya sudah mengirimkan dokter hewan untuk memeriksa kambing tersebut. Beberapa tahun lalu, serangan binatang misterius tersebut sudah pernah diantisipasi dengan mendatangkan dokter ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI