Hilang 5 Hari di Hutan Kwarasan, Warga Gunungkidul Ditemukan Tewas

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI, KRJOGJA.com – Seorang warga  Kwarasan Tengah Kedungkeris Nglipar Gunungkidul bernama Parsi (60) dikabarkan menghilang setelah pamit ke ladang, Selasa (13/3/2018) pagi. Hampir lima hari menghilang tak ada kabar, tim SAR Gabungan termasuk kepolisian yang melakukan pencarian sejak Parsi dinyatakan menghilang, berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. 

Adi Fahroni Aziz Komandan Tim Pencarian mengatakan korban Parsi dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Selasa (13/3/2018) petang. Sebelumnya, korban pamit hendak pergi ke ladang pada keluarga. 

“Tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada. Sejak hari kedua ada 2 Search and Research Unit (SRU) dan kami perluas pencarian hingga 3 kilometer wilayah Hutan Kwarasan,” ungkapnya. 

Setelah melakukan pencarian hingga hari kelima, Sabtu (17/3/2018), tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban Parsi dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan di kawasan Kebon Jati Dusun Kwarasan Wetan Kedungkeris Nglipar. 

“Setelah dilakukan pencarian hingga hari kelima ini, korban Parsi (60) warga Kwarasan Tengah Kedungkeris Nglipar ditemukan pada pukul 06.30 WIB tepatnya di Kebon Jati Kwarasan Wetan Kedungkeris Nglipar Gunungkidul. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” sambungnya. 

Jenazah korban yang sulit dikenali bagian wajah ini langsung dievakuasi menuju rumah sakit setempat untuk dilakukan visum tentang penyebab kematian. Polisi hingga saat ini masih belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kematian korban yang diketahui masih membawa sabit ini. 

Jasad Parsi ditemukan oleh warga sekitar yang mencium adanya bau busuk di lokasi kejadian. Lokasi ditemukannya Parsi kurang lebih satu kilometer dari rumahnya yang berada di Kwarasan Tengah. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI