Hujan Mulai Mengguyur Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul sudah mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan, meskipun belum menjadi pertanda musim penghujan dimulai. Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) mengimbau para petani segera melakukan persiapan pengolahan lahan dan penebusan pupuk.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Raharjo Yuwono mengatakan, dari informasi yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim penghujan di Gunungkidul baru akan dimulai pada dasarian ke tiga bulan Oktober sampai awal November. ”Ada waktu sekitar satu bulan untuk persiapan lahan pada musim tanam pertama mendatang,” katanya.

Karena curah hujan saat ini masih dalam kategori hujan ringan belum bisa untuk dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam khususnya pada lahan kering maupun sawah tadah hujan. Intensitasnya masih rendah antara 50 sampai dengan 100 mm dan petani sudah disarankan untuk mempercepat persiapan lahan pertanian lebih dahulu.

Selain persiapan lahan, pihaknya juga mengimbau kepada para petani agar segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani. ”Dengan melakukan penebusan pupuk diharapkan setelah musim hujan tiba pemupukan tanaman bisa dilakukan secara tepat waktu hingga produktifitas hasil panen dapat sesuai harapan,” ucapnya.

Sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait dengan adanya petani yang menebar benih padi lebih awal (ngawu-awu) sebelum musim penghujan tiba. Biasanya pada bulan September sudah banyak petani yang mulai ngawu-awu tapi untuk saat ini dari pengecekan sejumlah daerah belum ditemukan.

Terkait menghadapi musim penghujan ini, pemerintah telah melakukan droping benih kepada para petani melalui kelompok yang mengajukan. Adapun jumlah bantuan benih meliputi jagung hibrida untuk 2.000 hektare dan Padi jenis Inbrida untuk lahan seluas 4.000 hektare.

”Untuk bantuan benih tanaman sudah didistribusikan, hanya untuk jenis padi gogo masih menunggu karena masih menunggu kiriman,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI