Ikan Sadeng Siap Untuk Pasar Ekspor

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Hasil tangkapan ikan di Pantai Sadeng, Girisubo yang selama ini terkendala pemasaran akan difasilitasi menyasar ekspor. Alumni dari Fakultas Pertanian UGM siap untuk mendukung kelengkapan Gedung Cold Storage (penyimpanan dingin) yang berada di kawasan Pantai Sadeng. Jika sebelumnya ikan segar langsung dijual ke berbagai wilayah atau pembeli, melalui fasilitas cold storage bisa untuk dibekukan.

“Pengolahan ikan segar di Pantai Sadeng ini akan menambah nilai ekonomis. Bahkan memang fasilitas cold storage sudah standar ekspor,” kata Fahrudin Alrozi Divisi Cold Storage Projomino di Pantai Sadeng, Kamis (22/08/2019).

Bahkan untuk ketersediaan ikan nelayan di Pantai Sadeng siap untuk menyuplai ikan sebanyak 5 ton setiap harinya. Pembina komunitas ekspor ikan Dr Wahyu Purwanto MSIE ketika bertemu dengan nelayan Sadeng mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi perlu untuk didorong agar mencapai pasar ekspor.

Untuk tahap awal akan dilakukan ekspor ikan layur. Sasarannya yakni Negara Cina. Jika memang nantinya sukses, akan dilanjutkan jenis ikan lain yang mampu menyuplai permintaan ekspor.

“Akan didukung untuk melengkapi fasilitas cold storage. Agar proses pengolahan ikan untuk ekspor dapat berjalan maksimal,” ujar Wahyu Purwanto.

Diungkapkan, jika nantinya ikan hasil tangkapan nelayan dapat diekspor, tentunya akan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Karena memang potensi di Pantai Sadeng ini hasil tangkapan ikan cukup besar. Jika berhasil akan dikembangkan untuk jenis seperti ikan tuna, tongkol, kakap dan lainnya.

“Potensi alam yang cukup besar ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir atau nelayan,” jelas Wahyu yang juga Pembina Alumni Fakultas Pertanian UGM. (Ded)

BERITA REKOMENDASI