Intensitas Kebencanaan Naik, Pemkab Tetapkan Siaga Darurat Bencana

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dampak terjadinya berbagai bencana yang terjadi pada awal musim penghujan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menetapkan siaga darurat bencana banjir dan longsor dituangkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati nomor 324/kpts/2021. Penetapan status tersebut sebagai upaya mitigasi mengingat saat musim hujan potensi terjadinya longsor dan banjir di Gunungkidul meningkat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki MSi menyatakan, penetapan status siaga darurat banjir dan longsor akan berlangsung selama musim penghujan mulai november 2021. “Siaga darurat ini sebagai langkah dan upaya mitigasi kebencanaan,” katanya, Senin (29/11/2021) malam.

Dari hasil kajian yang dilakukan, sejumlah wilayah berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi pada musim hujan. Seperti di sisi utara Gunungkidul dalam bulan ini terjadi beberapa kali tanah longsor dan pemukiman yang berada di dekat sungai juga kerap terendam banjir saat hujan deras. Penetapan status siaga darurat bencana ini di musim penghujan saat ini bersifat kondisional. Tidak menutup kemungkinan bisa naik level kalau banyak terjadi bencana.

Dalam koordinasi penanggulangan kebencanaan, pihaknya menjalin komunikasi intens dengan tiap-tiap Kalurahan khususnya ketika turun hujan deras dengan durasi yang lama. “Tiap terjadi hujan deras kami pantau perkembangan kondisi di masing-masing daerah rawan,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI