Investor Besar Mulai Lirik Gunungkidul, Ini Buktinya..

WONOSARI, KRJOGJA.com – Pengamat Ekonomi Cyrillus Harinowo menjelaskan Kabupaten Gunungkidul berpotensi menjadi 'Bali Baru' dimasa depan karena memiliki potensi pariwisata yang besar. Karena itu, sudah banyak investor yang mulai menanamkan modalnya menggarap potensi itu.

"Investor mulai menangkap peluang besar itu. Mereka mulai membeli lahan milik warga untuk dibangun resort. Di Pantai Drini investor suah menyiapkan pembangunan resort 340 kamar," ungkap Cyrillus kepada wartawan di acara 'Kafe BCA in Yogyakarta' belum lama ini.

BACA JUGA :

Gunungkidul Jadi 'Bali Baru', Butuh Dana Rp 15 Triliun

BPD DIY Dukung Pariwisata Gunungkidul

Cyrillus juga mencontohkan di kawasan barat Pantai Baron kontraktor besar nasional sudah membeli lahan dan membangun resort. Berdasarkan informasi yang didapat, di kawasan itu nantinya akan dibangun seperti Kawasan Nusa Dua Bali dan dilengkapi lapangan golf berskala internasional. Hal ini tidak terlepas kawasan Gunungkidul memiliki karaktristik sama dengan Bali, ditambah memiliki kekayaan alam dan budaya yang belum digali secara menyeluruh.

"Jatim Park juga diinformasikan sudah mengakuisisi 20 hektare lahan disini dan memeperkaya atraksi buatan (hand made) manusia sehingga memberi daya tarik besar. Kalau potensi alamnya sudah tidak perlu diragukan lagi," imbuh Cyrillus.

Cyrillus menilai ketertarikan investor di Gunungkidul adalah pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon Kabupaten Kulonprogo. Ditambah rencana pembangunan 'Bedah Menoreh' ke Borobudur dan keberadaan Kebun Teh Ngelinggo. Pemerintah akan membangun jalan di puncak Menoreh yang terhubung bandara dan mempelajari jalur yang biasa disukai wisatawan.

"Kebon teh di Ngelinggo mirip Norwegia dengan iklim dingin dan sejuk. Kawasan ini juga akan menarik wisatawan dari Jateng ke DIY. Termasuk ke Gunungkidul. Apalagi ruas JJLS yang akan dibangun pemerintah sehingga semakin memudahkan akses masuk wisatawan ke DIY," papar Cyrillus.

Karena itu, Cyrillus optimistis pengembangan pariwisata akan mempercepat masyarakat keluar dari garis kemiskinan. Saat ini mulai terlihat dimana Kabupaten Gunungkidul yang awalnya mendapat predikat paling miskin di Propinsi DIY, kini posinya membaik di bawah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

"Ingat, karakteristik Gunungkidul mirip Bali dan Labuan Bajo. Ada 22 pantai dimana ada 8 pantai yang terkenal seperti Pantai Indrayanti (Pulang Syawal), Krakal dan Pok Tunggal sehingga menjadi potential income masyarakat di masa depan," tandasnya. (Tom)

BERITA REKOMENDASI