Jalan Wonosari-Yogya dan Arah Obwis Padat Merayap

WONOSARI (KRjogja.com) – Koordinasi dan kebijakan Pemkab Gunungkidul  dengan   Kabupaten  Bantul, Sleman, DIY dan Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, Jawa Tengah serta Pacitan, Jawa Timur  mengantisipasi  kemacetan arus lalu-lintas mulai dilakukan Minggu (25/12/2016). Prediksi dua ruas jalan Yogya-Wonosari dan jalan menuju objek wisata akan terjadi kepadapat  dan berpotensi macet pada liburan Natal mulai nampak. Mengantisipasi kemacetan selain koordinasiu dengan jajaran lintas kabupaten dan propinsi, Polres mengoptimalkan rekayasa lalu-lintas dan optimalisasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tujuan objek wisata Pantai Selatan.  

“Koordinasi yang kita lakukan  berhasil meminimalisir  kemacetan arus lalu lintas    sepanjang Jl Wonosari-Yogya dan ruas jalan menuju objek wisata Pantai,” kata Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi SIK.

Kemacetan terutama di Jl Wonosari-Yogya memang terjadi tetapi volumenya tidak separah tahun lalu. Mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu-lintas di Kabupaten Gunungkidul, pada ruas jalan Wonosari  lampu pengatur lalu-lintas (traffic light) diberlakukan situasional manakala terjadi kepadatan arus lalulintas  berpotensi  macet lampu pengatur lalu-lintaas di Simpang 3 Gading  dinonaktifkan. Kepadatan arus  lalu lintas tujuan objek wisata air terjun Srigetuk dan arah Ngobaran, Ngrenehan, Baron, Kukup, Krakal, Pulangsawal (Indrayanti)  dipecah melalui simpang 3 Gading-Playen-Paliyan lewat Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Untuk kendaraan minibus, microbus menuju objek wisata pantai diarahkan melalui  simpang 3 Siyono ke kanan, Siraman arah Jl Baron.

Sedangkan sebagian kendaraan yang lewat melalui Jl Agus Salim diarahkan melalui ruas jalan luar kota (bundaran siyono), Jl Kyai Legi menuju  Jl Baron ke arah objek wisata pantai. Sedangkan wisatawan yang datang dari arah Solo, Sukoharjo, Wonogiri  Jawa Tengah dan dari Ponorogo,  Pacitan Jawa Timur dilewatkan  Jl Lingkar Baleharjo  arahJl Baron.Sementara untuk kendaraan wisatawan yang datang dari Bantul dan Yogya lewat JJLS sampai saat ini tidak ada masalah. Ruas jalan di sepanjang JJLS cukup lebar dan mampu menampung ledakan pengguna jalan menuju objek wisata pantai di Gunungkidul. Begitu juga wisatawan dari Pacitan, Jawa Timur dan Wonogiri, Jawa Tengah  lewat JJLS.

 Ditambahkan Panit Dikyasa Ipda Jarwanto SH, rute kepulangan wisatawan dari sejumlah pantai di Gunungkidul selain dilewatkan JJLS  untuk bus, diberlakukan satu arah.Dari  Pantai Baron ke arah timur melalui Tanjungsari-Tepus dan diwajibkan untuk mengambil arah kanan menujuWonosari-Yogya. Kemacetan yang terjadi pada sore hingga malam hari saat wisatawan pulang dari pantai kea rah Yogya. Penyebabnya karena terjadi penumpukan pada ruas jalan dan titik tertentu seperti pusat oleh-oleh, pasar buah, SPBU dan lainnya. “Kita lakukan penarikan manual sehingga kemacetan bisa diminimalisir,” terangnya.(Ded)

 

 

BERITA REKOMENDASI