Jual Beras Murah, Pemkab Gandeng Gapoktan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) – Untuk mengendalikan harga beras dan ketersediaan stok pangan, pemerintah melakukan kerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gakpotan) guna menjual harga beras murah. Beras premium yang harga pasar Rp 9.000 dijual di Toko Tani Indonesia (TTI) Rp 7.900, harga kemasan 5 kg Rp 39.500 atau naik Rp 1.000 dari harga pokok di Gapoktan Rp 38.500.

“Jika sosialisasi diperluas pasti  banyak masyarakat akan membeli beras ini,” kata Kabid Ketahanan Pangan Badan Penyuluh dan Ketahanan Pangan (BPKP) Gunungkidul Mujiyana SP, MA di Wonosari, Senin (08/08/2016).

Pemkab Gunungkidul terus mencari terobosan peningkatan ketahanan pangan. Selain mensosialisasi harga pangan lewat petugas, juga akan memasang fasilitas videotronik di pasar-pasar utama. “Setelah ada videotronik harga pangan,  masyarakat mendapat kepastian harga pangan setiap harinya,” tambahnya.

Bupati Gunungkidul Hj Badingah S.Sos sudah mengeluarkan perintah untuk mengadakan gerakan pangan lokal di seluruh jajarannya. Pangan lokal harus menjadi konsumsi seluruh kegiatan, baik di kantor  kabupaten sampai ke desa-desa. Tidak hanya kantor pemerintah, kantor swasta, badan usaha milik daerah, masyarakat umum agar  menggalakan penggunaan pangan lokal. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI