‘Kadhung Trisna’ Flashmob di Bundaran Siyono

“Flashmob ini bisa mengenalkan ke kalangan milenial. Sekaligus pada Sedulur Lajon (masyarakat Gunungkidul yang melintasi Jalan Wonosari setiap harinya untuk bekerja di Jogja),” ujar Sutrisna.

Sutrisna menambahkan, guna menggaet kalangan milenial dan para pekerja di dalam Flashmob, program-program berbasis pendidikan dan ekonomi padat karya menjadi prioritas. Berdirinya kampus dan peningkatan pendidikan, masyarakat Gunungkidul nantinya tidak perlu jauh studi ke Yogya.

“Program berbasis padat karya seperti Inkubator Bisnis UMKM, Petani Milenial, dan Kota Pelabuhan “Minapolitan” Gesing, maka masyarakat bisa produktif dan berkarya di kampung halaman sendiri,” jelasnya.(Ded)

BERITA REKOMENDASI