Kapasitas Air Baku Dukung Pembangunan WTP-IKK   

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anang Muchlis meninjau Sungai Bawah Tanah, Seropan, Kapanewon Ponjong. Kedatangan Anang Muchlis dan rombongan untuk memastikan kesiapan program Pembangunan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolah Air (IPA) di Seropan sebesar 200 liter per detik.

“Kapasitas air baku sungai bawah tanah seropan mencukupi dengan debit 950 liter per detik dan baru dimanfaatkan 190 liter per detik. Sehingga masih ada ‘eadle capacity’ yang  cukup memadai. Mendukung kesiapan lahan pembangunan WTP di Seropan dan PDAM Tirta Handayani memiliki lahan sekitar 5.000 meter persegi,” kata Anang Muchlis.

Kunjungan ini tindaklanjut sebelumnya Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono meninjau lokasi yang sama. Rombongan juga meninjau calon Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Baron atau SPAM Ibu Kota Kapanewon (IKK) Tanjungsari dengan kapasitas 100 L/D existing. Nantinya pembangunan dilakukan secara bertahap.

Rombongan disambut Tim Bupati untuk Percepatan Penyelenggaraan Pembangunan (TBUP3) Bambang Riyanto dan Direktur PDAM Tirta Handayani Toto Sugiharto. Bambang Riyanto  memastikan April 2022 selesai tahap pembersihan, pematangan dan penyiapan lahan. Sehingga layanan  air minum di Semanu, Ponjong, Karangmojo, Semin, Ngawen, dan sebagian Wonosari lebih maksimal.

“Pelanggan Tepus dan Rongkop  WTP Seropan sisi kualitas, kuantitas dan kontinuitas meningkat. Masalah air keruh dan sistem penggiliran dapat teratasi,” ucapnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Toto Sugiharta STP, Jumat (21/01/2022) menyatakan, terus melakukan koordinasi terkait skema pemerintah pusat. Jika optimalisasi SPAM IKK Tanjungsari terlaksana, akan mendukung layanan di Tanjungsari dan Tepus dan menghapus stigma kawasan ini daerah rawan  kekeringan.

“Harapannya zona selatan, khusus pantai  dapat terlayani dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air yang lebih baik,” pungkasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI