Kebun Bunga Celosia Spot Baru Selfie di Tanjungsari

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Berbagai kiat dilakukan masyarakat sekitar pantai selatan untuk menyambut kunjungan wisatawan tahun baru, liburan Natal dan akhir tahun, salah satunya dengan membuka layanan dan sarana untuk berswafoto (spot selfie) dengan latar belakang alam memanfaatkan keberadaan kebun bunga. Seperti dilakukan oleh Eko, salah satu pemilik spot selfie Eko Park di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, dengan berbekal pengalaman tahun lalu, usaha yang ia rintis selama ini terus dipertahankan.

”Saat ini kami siapkan kebun bunga celosia dan dengan menambah beberapa bangunan sebagai spot selfie dan mudah-mudahan ada daya tarik,” katanya.

Baca juga :

Pembangunan Gedung BPBD Gunungkidul Terancam Molor
Banyak Peserta BPJS Kesehatan Mengajukan Pindah Kelas

Diakuinya, usaha yang dirintis selama ini tidak selamanya berjalan sesuai dengan harapan, terlebih selama ini volume kunjungan wisatawan juga mengalami pasang surut. Selain itu persaingan antarpemilik usaha juga semakin banyak dan perlu untuk memunculkan ide dan inovasi baru.

Ketika pertama kali berhasil menarik wisatawan untuk berswafoto kemudian banyak bermunculan pesaing-pesaing baru. Baginya dengan banyaknya usaha sebagaimana yang ia rintis, justru bisa menambah daya tarik hingga sudah dua tahun saat musim liburan akhir tahun menjadi berkah. ”Terhadap wisatawan yang akan berswafoto kita kenai tarif Rp 5.000 per orang,” imbuhnya.

Hal serupa juga dilakukan oleh Karsih (40) dan Tugiran (45) warga Kecamatan Patuk, Gunungkidul yang juga sebagai pemilik spot selfie bunga amarilis. Saat ini mereka tengah melakukan persiapan untuk menyambut wisatawan libur akhir tahun dan tahun baru, hanya saja saat ini untuk bisa membuat taman bunga bisa berkembang baik, terkendala hujan yang tidak kunjung turun. Hingga menyebabkan tanaman amarilis yang mereka tanam tidak bisa tumbuh dengan sempurna.

Saat ini masih dalam tahap mempersiapkan lahan dan tanaman yang memiliki karakter musiman ini mulai berbunga sejak pertengahan November hingga akhir Desember. ”Kita berharap saat libur akhir tahun dan tahun baru tanaman amarilis sudah mulai berbunga,” ucapnya.

Adapun tarif untuk wisatawan yang akan berswafoto, diberlakukan tarif sebesar Rp 10 ribu dan Rp 2 ribu untuk biaya parkir. Sedangkan bagi wisatawan yahng akan membeli bibit, harga perbatang dipatok antara Rp 2 ribu-Rp 3 ribu per batang. Artinya antara tahun lalu dengan tahun ini baik tarif berswafoto maupun penjualan bibit tanaman amarilis tidak ada kenaikan. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI