Kekeringan Meluas, 262 Padukuhan di Gunungkidul Kekurangan Air Bersih

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Memasuki bulan Agustus ini krisis air bersih di Kabupaten Gunungkidul semakin meluas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat sudah meluas di 8 Kapanewon dari 18 Kapanewon yang ada. Dari sebanyak 8 Kapanewon tersebut terdapat 4 Kapanewon sudah mengajukan droping air.

“Ke empat kapanewon yang sudah mengajukan dropping tersebut yakni Kapanewon Rongkop, Girisubo, Semanu, dan Purwosari,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki MSi, Selasa (4/8/2020).

Sementara untuk Kapanewon yang terdampak kekeringan diantaranya, Girisubo, Paliyan, Purwosari, Rongkop, Saptosari, Semanu, dan Tanjungsari, dengan total padukuhan yang terdampak ada 262 padukuhan. Untuk Kapanewon Tanjungsari laporannya baru saja masuk dan belum diketahui apakah mereka meminta dropping atau hanya melaporkan jumlah jiwa terdampak kekeringan.

BERITA REKOMENDASI