Kemenag Gunungkidul Dorong Toleransi Antar Umat Beragam

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul H Arief Gunadi MPdI mengungkapkan, kerukunan umat beragam identik dengan toleransi. Membentuk sikap saling memahami, mengerti dan membuka diri dalam persaudaraan. Kerukunan beragama berarti kebersamaan antara umat beragama dengan pemerintah. Sehingga mendukung suksesnya pembangunan nasional dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Kemenag terus mendorong peningkatan toleransi antar umat beragama,” kata H Arief Gunadi, Selasa (09/03/2021).

Diungkapkan, toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Gunungkidul sudah terjalin dengan baik. Hampir tak ditemukan permasalahan serius terkait dengan perselisiha antar umat beragama. Peran aktif Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) menjadi salah satu hal yang menjadikan hubungan antar umat beragama terjalin harmonis.

Namun demikian, dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama dihimbau agar tidak melewati batas-batas yang akhirnya dapat menimbulkan persepsi yang berbeda. “Dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama diharapkan tidak melewati batasan-batasan, sehingga dikhawatirkan memunculkan persepsi yang berbeda dari tujuan menjalin kerukunan itu sendiri,” imbuhnya.

Arief menambahkan, batasan dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama salah satunya tidak perlu terlibat dalam kegiatan ibadah agama lain. Hal itu akan disambut baik oleh pemeluk agama lain, namun justru dikhawatirkan kesalahan persepsi akan muncul dari umat satu agama. “ Sehingga perlu terus ditingkatkan sikap toleransi dan saling menghormati,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI