Kemenaker dan Muslimat NU Ajak Warga Bangkit dari Covid-19

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI menggandeng Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) DIY mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi para anggota muslimat di SMK Yappi Wonosari, Sabtu (19/12/2020). Bentuk materi kewirausahaan yang diberikan yakni pelatihan usaha angkringan.

Ketua PW Muslimat NU DIY Hj Lutviah Dewi Malik mengatakan Covid-19 berdampak cukup luas. Hampir seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali turut terdampak pandemi ini sehingga membutuhkan ketahanan masyarakat dari sisi ekonomi.

“Pelatihan ini diharapkan akan memberikan dorong bagi muslimat untuk bangkit. Sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga,” katanya dampingi Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Gunungkidul Hj Badiah.

Lutviah Dewi Malik menambahkan wirausaha mampu menjadi solusi permasalahan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat. Angkringan dipilih karena usaha ini terbilang tak membutuhkan banyak modal dan keberadaannya juga cukup dinimati masyarakat.

Dalam kesempatan ini Lutviah Dewi Malik tak lupa menyisipkan pesan bagi para muslimat NU untuk selalu berdoa dan menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari wabah Covid-19. Ia juga meminta kepada para anggota untuk senantiasa membiasakan diri menerapkan protokol kesehatan, minimal bagi kelurganya masing-masing seperti mengenakan masker, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak dalam segala aktivitas.

Pelatihan yang dihadiri Ketua PCNU Gunungkidul H Arief Gunadi ini dilaksanakan selama tiga hari dan para peserta diberikan perlengkapan usaha serta modal. Arief Gunadi memberikan apresiasi, program Kemenaker dalam perluasan tenaga kerja ini akan menjadikan perempuan muslimat akan lebih mandiri.

Sementara perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Ahsan Jihadan menuturkan, pandemic Covid -19 berdampak cukup luas. Termasuk banyaknya tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. “Program ini tentunya membantu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan perluasan usaha,” pungkasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI