Kementan Pacu Produksi Ubi Kayu di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Sesuai dengan simbol daerah Kabupaten Gunungkidul terdapat lambang tanaman ubi kayu, yang menjelaskan bahwa sebagian besar lahan di kabupaten Gunungkidul memproduksi ubi kayu. Terbukti pada 2020 produksi ubi kayu Gunungkidul melimpah. Hal ini terlihat dari safari ubinan panen ubi kayu oleh jajaran Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin langsung Bambang Wisnu Broto di beberapa kapanewon.

Ubinan panen ubi kayu di poktan Ngudi Rejeki dusun Jetis Kalurahan Karangmojo Kapanewon Karangmojo dilanjutkan panen simbolis ubi kayu bersama-sama. Hasil ubinan panen ubi kayu menunjukkan hasil 16,3 kg per ubin atau setara 26,2 ton per ha.

Zon Kelvin ketua poktan Ngudi Rejeki melaporkan bahwa luas lahan di Jetis meliputi sawah tadah hujan 6 Ha dan lahan kering 30 Ha dengan pola tanam padi—padi– palawija di lahan sawah, dan padi—palawija–palawija di lahan kering.

“Kami berharap poktan bisa dapat bantuan alat dan mesin untuk pertanian dari Dinas,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (23/8/2020).

Dari hasil ubinan tercatat padi panen 34 ha dengan produktivitas 55,75 ku per Ha GKG dan produksi 191 ton, Jagung panen 35 ha produksi 178,8 ton dengan provitas 50,8 kuper ha. Kacang tanah panen 60 ha produksi 76,13 ton provitas 12,2 ku per ha. Ubi Kayu panen 37,8 ha dengan provitas 26,2 ton per ha dan produksi 990,36 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bambang Wisnu Broto menjelaskan ubinan panen ubi kayu di poktan Ngudi rejeki, Jetis, Karangmojo hasilnya sangat menggembirakan. Rata rata produksi yang dihasilkan meningkat dibanding tahun lalu.

BERITA REKOMENDASI