Ketua Bawaslu Gunungkidul Dicopot

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono SH. Putusan ini menindaklanjuti aduan dari internal staf non PNS sekretariat Bawaslu Gunungkidul. Dalam putusan nomor 45- PKE- DKPP /IV/2020 ditegaskan bahwa Is Sumarsono diberikan teguran keras dan diberhentikan dari jabatan Ketua Bawaslu Gunungkidul.

Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono membenarkan keputusan DKPP tersebut. Keputusannya pemberhentian dari posisi Ketua Bawaslu Gunungkidul. “Memang berawal dari aduan staf non PND di internal Bawaslu Gunungkidul,” imbuhnya.

Pencopotan mantan Anggota KPU Gunungkidul ini berawal dari aduan mantan staf internal sekretariat Bawaslu yang diberhentikan dan dianggap tidak memenuhi syarat. Akibat merasa ada yang janggal, mengadukan Ketua Bawaslu ke DKPP dan berlanjut ke sidang DKPP.

Pelaksanaan sidang DKPP ini dibacakan di Jakarta dan diikuti secara daring. “Keputusan tersebut langsung dijalankan sejak dibacakan, Rabu (24/06/2020), sehingga Bawaslu DIY langsung berkoordinasi dengan Bawaslu Gunungkidul,” imbuhnya.

Putusan DKPP ini sudah ditindaklanjuti Bawaslu Gunungkidul dengan menggelar rapat pleno. Untuk sementara jabatan Ketua Bawaslu Gunungkidul dipegang Tri Asmiyanto. Bagus menambahkan, adanya keputusan ini tidak menghambat kinerja Bawaslu dalam melakukan pengawasan tahapan pilkada. Karena pada saat ini di Gunungkidul sedang berjalan untuk verifikasi dukungan calon perseorangan.

“Gunungkidul sudah melakukan pleno dan dipilih Ketua Bawaslu Sementara Tri Asmiyanto. Kinerja pengawasan tetap jalan, terlebih sekarang ini di Gunungkidul berjalan verifikasi dukungan calon perseorangan,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI