KPU Gunungkidul Tetapkan Anggaran Pilkada Rp 27,7 M

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – KPU Gunungkidul menetapkan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 mendatang sebesar Rp 27,7 miliar. Pengalokasian anggaran tersebut terbanyak untuk pembiayaan operasional badan adhock yang di dalamnya terdapat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

”Sekitar 60,62 persen atau sekitar Rp 16 miliar untuk pembiayaan badan adhock,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani.

Baca juga :

Haryadi Suyuti Tempuh Jalur Hukum
Anak Penjual Soto Raih IPK 3,96 di UGM

Dari total anggaran yang ada juga akan digunakan untuk membiayai kegiatan sosialisasi dengan komposisi persentasi sebanyak 6,83 persen atau sekitar Rp 1,9 miliar. Kemudian sisanya untuk biaya tahapan-tahapan pemilu, seperti pemutahiran daftar pemilih, fasilitasi kampanye dan lainnya.

Saat ini, pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi bersama Kesbangpol di sejumlah kecamatan. Sosialisasi tersebut diutamakan untuk diberikan bagi pemilih pemula. Nantinya, sosialisasi akan digencarkan di seluruh kecamatan dalam waktu dekat ini. ”Saat ini ada 4 kecamatan yang menjadi sasaran, minggu depan akan kita laksanakan di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Sementara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul, Is Sumarsono SH akan membuka pendaftaran panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Sosialisasi pun terus dilakukan agar ketersediaan Panwas di setiap kecamatan terpenuhi. Terdapat beberapa kecamatan yang kekurangan pengawas. ”Untuk itu kita akan melakukan sosialisasi untuk merekrut pengawas pilkada tersebut,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI