Layanan Hemodialisa, Cegah Pasien Keluar Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com –  Bupati Gunungkidul H Sunaryanta meresmikan layanan Hemodialisa (cuci darah)  dan ICU Rumah Sakit (RS) Pelita Husada di Semanu, Senin (20/12/2021). Peluncuran ini sekaligus menjadi pendukung layanan kesehatan untuk masyarakat karena di sejumlah rumah sakit di Gunungkidul sampai sekarang masih belum mampu melayani secara maksimal.

“Harapannya layanan kesehatan di Gunungkidul terutama hemodialisa akan semakin meningkat,” kata H Sunaryanta.

Kegiatan dihadiri Dewan Pengawas PT Pelita Husada Boyke Rudi Purnomo PhD, Direktur PT RS Pelita Husada Yani Hardiyanti, Direktur RS Pelita Husada dr Santoso Aji MKes, Kepala Dinkes Gunungkidul dr Dewi Irawati, Direktur RSUD Wonosari dr Heru Sulistyowati, pimpinan rumah sakit di Gunungkidul, BPJS dan undangan.

Boyke Rudi Purnomo PhD didampingi Yani Hardiyanti menambahkan, program ini sebagai respon ternyata layanan cuci darah masih banyak yang belum terlayani dan harus keluar Gunungkidul. Selain itu juga permasalahan waktu tunggu yang lama. Sehingga peresmian ini diharapkan akan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Gunungkidul. “Tidak perlu jauh dan mengatasi waktu tunggu yang lama,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinkes Gunungkidul dr Dewi Irawati menyambut baik dibukanya layanan hemodialisa dan ICU. Sehingga tentunya mendorong peningkatanan layanan kesehatan masyarakat. (Ded)

BERITA REKOMENDASI