Layanan KUA di Masa Normal Baru, Nikahkan 10 Pasangan dan Terapkan Protokol Kesehatan

WONOSARI, KRJOGJA.com – Menghadapi Normal Baru dalam pelayanan pernikahan, Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul mempersiapkan protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Dirjen Bimas Islam. Protokol kesehatan ini mengatur tentang Pelayanan Nikah Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

“ Layanan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dilaksanakan pada hari dan jam kerja. Pendaftaran nikah dapat dilakukan via online di  simkah.kemenag.go.id, melalui telepon, email atau datang ke KUA,” kata Kepala Kemenag Gunungkidul H Arief Gunadi MPdI, Rabu (17/06/2020).

Diungkapkan, proses pendaftaran, pemeriksaan, pelaksanaan akad nikah tetap menerapkan protokol kesehatan. Akad nikah bisa KUA maupun di luar KUA. Ketentuannya nikah di KUA atau rumah maksimal 10 orang, sedangkan akad nikah di Masjid Atau Gedung pertemuan maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan dan tidak lebih dari 30 orang. “ KUA mengatur waktu, tempat petugas dan calon pengantin. Agar protokol kesehatan berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Arief menuturkan, kebijakan baru pedoman layanan nikah diharapkan menjadi pemahaman yang komprehensif. Tidak ada dikotomi dalam layanan yang dilakukan jajaran Kemenag melalui KUA. Karena semua harus mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi. Perencanaan peristiwa pernikahan hendaknya sudah dikondisikan sebagaimana yang di atur dalam tahanan tahapan dalam panduan tersebut.

“Harapannya masyarakat sadar bahwa layanan dalam format khusus di masa pandemi ini dimaksudkan untuk menjaga kesehatan,” jelasnya.(Ded)

BERITA REKOMENDASI