Libur Imlek, Obwis Gunungkidul Dikunjungi 54.847 Wisatawan

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dua hari liburan Imlek, sejumlah obyek wisata di Gunungkidul dibanjiri wisatawan dan terbanyak mengunjungi Obwis Pantai Selatan. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul  mencatat berhasil meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) restribusi wisata hingga hampir  Rp 500 juta. Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan pada libur imlek  tercatat  sebanyak 54.847 wisatawan dengan meraup  pendapatan sebesar Rp 487.587.740. 

“Jumlah pendapatan  tersebut  cukup baik  dan diharapkan menjadi  awal untuk mencapai target pendapatan retribusi wisata pada anggaran  tahun 2020,” katanya Senin (27/1/2020). 

Agar target pendapatan retribusi wisata dapat tercapai, memang diperlukan kerja keras termasuk akan meningkatkan monitoring dan evaluasi serta perbaikan dan konsolidasi petugas pungut di pos-pos TPR. Selain itu, pihaknya juga masih akan melakukan promosi ke luar wilayah DIY  dan untuk tahun ini promosi hanya sekali. Karena ada pengurangan anggaran. Tahun ini anggaran Dispar memang turun, dan even pameran yang ada dan  pada tahun ini pihaknya masih akan melakukan kegiatan pameran di luar wilayah yang dinilai masih cukup  efektif untuk mengenalkan Gunungkidul. Sedangkan  untuk promosi yang selama ini cukup berdampak positif bagi pemasaran pariwisata Gunungkidul akan terus ditingkatkan. 

“Sudah ada survei, kita bisa ketahui  pengunjung banyak berasal dari luar DIY,” imbuhnya.

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Anang Tri Nuwiyan SH MIP menyatakan bahwa selama liburan Imlek jumlah pengguna jalan nasional dan ruas jalan menuju objek wisata mengalami peningkatan. Meskipun demikian tidak terjadi kemacetan arus lalu-lintas. Selama dua hari libur,  pengamanan jalan ditingkatkan dengan menambah personel kepolisian dan melakukan pengamanan di tempat-tempat rawan kecelakaan. Sehingga agka kecelakaan lalu-lintas selama liburan imlek berhasil dicegah dan untuk mengurangi kepadatan arus lalu-lintas dengan mengoptimalkan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). 

“Meskipun kepadatan arus lalu-lintas terlihat sejak liburan hari pertama tetapi tidak terjadi kemacetan arus lalu-lintas,” terangnya. (Bmp)

 

BERITA REKOMENDASI