Limbah Pengolahan Batu Putih Cemari Sungai Ngijo

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul menerjunkan tim melakukan pengecekan ke pabrik pengolahan batu milik PT Anugerah Alam yang diduga membuang limbah kerajinan batu putih dan berdampak mencemari Sungai Ngijo Kecamatan Semin.

Investigasi dan pengecekan lapangan tersebut dilakukan terkait dengan laporan warga sekitar yang menyatakan sungai di wilayahnya tercemar akibat pembuangan air limbah dari pabrik pengolahan kerajinan batu. ”Kami sudah lakukan ceking lapagan dan kepada perusahaan pengolahan batu sudah kami peringatkan,” kata Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, M Johan Wijayanto.

Dari hasil pengecekan di lokasi tersebut terdapat 3 bangunan pabrik pengolahan batu, satu di antaranya berada di Dusun Ngijo dan dua bangunan yang beroperasi berada di Dusun Krancaan yang hanya dipisahkan sebuah jembatan. Berdasarkan pantauan di lokasi, limbah yang mencemari sungai tersebut merupakan limbah dari pabrik yang masih beroperasi. Sebenarnya dari pabrik tersebut sudah terdapat saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berfungsi untuk pengendapan pembuangan air limbah tersebut.

”Untuk bangunannya sudah ada 5 kolam untuk penyaringan air dan endapan. Tapi fungsinya sendiri belum optimal dan belum sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.

Pengelola salah satu pabrik pengolahan kerajinan batu, Sihono mengatakan, pihaknya menyadari kesalahan dalam pembuangan limbah batu alam tersebut. Dalam hal ini akan berupaya melakukan perbaikan baik pengelolaan limbah dan hal-hal yang direkomendasikan Dinas Lingkungan Hidup. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI