Makin Menjamur, Izin Toko Modern Dipertanyakan

WONOSARI (KRjogja.com) – Ketua DPRD Gunungkidul Suharno SE meminta pemkab Gunungkidul memperketat pendirian toko modern. Jangan sampai keberadaan toko modern tersebut mematikan pasar tradisional. Langkah tersebut perlu dilakukan, sehingga pasar tradisional tetap bertahan.

“Harus bersikap tegas dengan toko modern. Selain itu, perlu lebih diperketat. Sehingga pendirian toko modern tidak melanggar aturan yang sudah ditentukan,” kata Ketua DPRD Gunungkidul Suharno SE, Selasa (02/08/2016).

Persyaratan lanjutnya, harus dipernuhi sehingga toko modern bisa berdiri. Jika dilapangan ditemukan adanya pendirian toko modern yang tidak sesuai ijin atau peraturan harus ditertibkan.  
“Terbukanya pendirian toko modern, harus diikuti dengan pengawasan yang ketat. Artinya jangan sampai justru mematikan pasar tradisonal maupun melanggar peraturan yang berlaku. Kebijakan pemerintah tentunya harus berpihak kepada masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Gunungkidul Azis Saleh mengaku pemkab masih membukan toko berjejaring di wilayah pinggiran. Tentunya akan dilakukan pengawasan, agar tidak berdampak  kurang baik terhadap pasar atau pengusaha lokal. (Ded)

 

BERITA REKOMENDASI