Mbah Putri Nekad Minum Racun, Miris Tau Penyebabnya..

Editor: KRjogja/Gus

PLAYEN (KRjogja.com) – Nenek Surani (66) warga Desa Ngawu, Kecamatan Playen, Gunungkidul nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak obat pembasmi rumput (herbisida) dirumahnya, Selasa (16/1) pagi kemarin. Belum diketahui pasti penyebab korban nekat bunuh diri. Sehari sebelum tewas, dia juga dipergoki hendak menenggak cairan serupa, namun berhasil dicegah.

Kapolsek Playen AKP Yusuf Tinotak kepada wartawan kemarin membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, korban sempat dibawa ke rumah sakit karena kondisinya kritis saat ditemukan. Namun belum sempat mendapat perawatan, dia sudah tewas.
“Penyebab kematian diduga lantaran korban menenggak obat pembasmi rumput. Tidak ditemukan luka bekas penganiayaan di tubuh korban,” kata AKP Yusuf Tinotak.

Menurut Yusuf, kejadian itu pertama kali diketahui suaminya, Kakek Rahmadi. Kemarin siang, Rahmadi pulang ke rumah usai merumput di ladang. Saat masuk rumah, dia kaget mendapati istrinya terkulai di lantai rumah.

Di sampingnya, terdapat obat cairan pembasmi rumput. Saksi kemudian memberitahukan tetangganya dan langsung membawa korban ke RS Nurrohmah Gunungkidul. Dalam perjalanan ke rumah sakit, kondisi korban makin lemah hingga akhirnya tewas sebelum mendapat pertolongan.

Baca Juga:
Ratusan PHL Diputus Kontrak, Bupati Bantul 'Kekeuh' Alasan Efisiensi

Apes..Sukses Njambret, Ngebut, Akhirnya…Nyemplung Sawah

Polemik PHL Bantul, DPRD Ancam Bentuk Pansus

 

Polisi yang menerima laporan ini segera melakukan olah TKP. Di rumah korban, polisi menemukan obat herbisida yang menewaskan korban. Menurut Yusuf, aksi nekat korban ini sudah dilakukan kedua kalinya. Sehari sebelumnya, dia juga sempat hendak meminum obat tersebut, namun berhasil dipergoki dan langsung dicegah oleh suaminya.

“Perbuatan tersebut kemudian diulangi saat korban berada di rumah sendirian karena ditinggal suaminya ke ladang untuk mencari pakan ternak,” jelas Yusuf. Terkait penyebab korban bunuh diri, AKP Yusuf belum bisa memastikan. Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, terutama suami korban untuk mendalami motifnya.

“Belum diketahui penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. Dugaan sementara karena depresi,” terangnya. (MERAPI) 

BERITA REKOMENDASI