Mengeluhkan Jarak Tempuh, 4 Kepsek SD Gunungkidul Dimutasi Jadi Guru

Editor: Agus Sigit

WONOSARI, KRJogja.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul memutasi 4 orang Kepala Sekolah Dasar (SD) yang mengundurkan diri meskipun belum lama dilantik bupati. Mundurnya Kepsek SD tersebut terdapat sejumlah alasan mulai dari jarak terlalu jauh dari rumah, tidak memiliki kemampuan hingga faktor kesehatan.

“Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mau ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah Indonesia. Berkait dengan pengunduran diri kepsek, dinas sudah melakukan perubahan promosi dan rotasi kepala sekolah,” kata Plt Disdikpora Gunungkidul Drs H Ali Ridlo MM, Rabu (01/12/2021).

Empat kepala sekolah mengundurkan diri dan dimutasi menjadi guru meliputi Muklas SPd SD warga Bantul sebelumnya menjadi Kepala SDN Petir II Kapanewon Rongkop menjadi Guru di SDN Girisekar, Panggang. Ngatijo SPd SD warga Bantul semula Kepsek SDN Gelaran III Karangmojo menjadi Guru SDN Nanas Purwosari. Tukirman warga Paliyan semula Kepala SDN Bendungan III Karangmojo menjadi Guru SDN Karangmojo II Paliyan dan Sri Munah SPd SD warga Playen semula Kepala SDN Monggol II Saptosari menjadi guru SDN Gading Aspri Playen. Selain itu Tri Suwarni SPd warga Panggang semula Kepala SDN Plembon Playen menjadi Plt Kepala SDN Monggol II.

Diungkapkan, berkait dengan adanya pengunduran ini ke depan, Dikpora akan melakukan penataan lebih cermat dan menerapkan azaz akuntabel dan berbasis kinerja. Dinas belum bisa mengakomodir keinginan kepala sekolah, karena formasi terbatas dari yang diinginkan berdasarkan lokasi. “Selain itu ASN yang tidak memenuhi syarat sebagai Kepsek sesuai dengan Permendikbud No 6 Tahun 2018 Tentang penugasan guru sebagai kepsek akan ditinjau ulang,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI