Meski Terkendala Internet, Wonogiri Glontorkan Bantuan Pangan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Terkendala jaringan internet, pembagian bantuan pangan Sapu Jagad dari Pemkab Wonogiri melalui Dinas Sosial (Dinsos) dialihkan ke Balai Desa Ngadirojo Lor Kecamatan Ngadirojo, Jumat (03/07/2020). Kasus yang sama juga terjadi di Desa Gedong dan Pondok Kecamatan Ngadirojo.

“Memang harusnya bantuan sembako Sapu Jagad dari APBD Wonogiri ini diserahkan di E-Warung namun karena masuk daerah ‘blank’ maka lokasinya dialihkan ke Balai Desa setempat,” tandas Kepala Dinsos Wonogiri Dra Kurnia Listya Rini MM disela-sela penyerahan bantuan pangan di Desa Ngadirojo Lor.

Dijelaskan, penyalurkan bantuan pangan Sapu Jagad ini khusus kepada warga terdampak pandemi Covid 19 atau Corona yang selama ini belum tercover program BST, BLT DD (Dana Desa) maupun Bansos Pangan Pemprov Jateng. “Total warga penerima manfaat program Sapu Jagad di daerah ini mencapai 54.587 keluarga atau KK,” kata Kurnia sembari menambahkan paket pangan gratis dari Pemkab Wonogiri senilai Rp 200 ribu ini berisi beras, daging ayam, telor serta tahu.

Menurut Kepala Dinsos, untuk mengantisipasi penyimpangan program total senilai Rp 33 miliar ini pihaknya melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri dan Forkopimcam setempat serta relawan desa. Dari 304 unit E-Warung penyalur bantuan pangan bagi warga yang terdampak Covid Kurnia mengatakan belum tahu persis berapa desa yang terpaksa pindah lokasi karena kendala jaringan internet itu.

“Program ini baru akan selesai Minggu (05/07/2020) mendatang sehingga kami belum bisa menyampaikan data E-Warung akhirnya ‘pinjam’ balai desa,” terang Kurnia. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI