Minggu Depan Ditutup, 6 Orang Kumpulkan Berkas Lelang Jabatan

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Lima hari sebelum pendaftaraan lelang jabatan ditutup, jumlah pendaftar meningkat. Jika dua hari lalu baru dua orang yang mengumpulkan berkas  pendaftaran, hingga Rabu (22/1/2020) jumlahnya sudah meningkat menjadi 6 orang. Panitia seleksi optimis dalam lima hari yang akan datang jumlahnya akan semakin banyak. Untuk 3 formasi jabatan eselon II minimal dibutuhkan tiap formasi 4 orang pelamar, sehingga kebutuhan minimal 12 orang. 

“Kami yakin sampai hari terakhir jumlahnya akan semakin banyak,” kata Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel)  pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Gunungkidul Drs Sigit Purwanto didampingi Staf sekretariat Sumaryono SIP.

Pada setiap pendaftaran lelang jabatan, peserta kebanyakan menyerahkan pendaftaran pada hari-hari menjelang penutupan. Untuk tahun ini pendaftaran akan ditutup, Senin (27/1/2020). Seperti terjadi saat ini, dua hari lalu baru ada  dua orang pendaftar, sekarang jumlah pendaftar sudah 6 orang. Lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Gunungkidul ini menggunakan sistem online. Pengumuman dalam tahapan seleksi disampaikan melalui website www.bkppd.gunungkidulkab.id. 

Semua calon maupun peserta diminta untuk mengikuti website tersebut karena semua informasi dapat dilihat secara online dan dapat melakukan komunikasi online juga. Walaupun sekretariat juga terbuka untuk menerima konsultasi dari calon pendaftar, jika dirasa perlu penjelasan langsung. “Meski sudah mendaftar secara online peserta memang perlu mengumpulkan berkas ke sekretariat panitia seleksi yang beralamatkan Kantor BKPPD Gunungkidul,” ujarnya. 

Jabatan yang akan diisi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, karena pejabatnya Drs Wahyu Nugroho Msi mutasi menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) pejabatnya Drs Sigit Purwanto mutasi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asek I)  dan jabatan Kasat Pol PP pejabatnya Drs Dwi Warno Widi Nugroho Msi purna tugas.   

Sebagaimana diketahui, terjadi pro dan kontra dalam Lelang jabatan eselon II tahun ini  karena kabupaten Gunungkidul akan melaksanakan pemilihan kepala daerah. Sebagaimana diketahui dalam UU nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas  UU nomor 1 tahun 2015, terdapat klosul bupati/wali kota dilarang melakukan penggantian pejanbat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon dan enam bulan sebelum tanggal pelantikan. 

Namun dalam regulasi ada pengecualian, jika tetap akan dilaksanakan penggantian  harus mendapatkan ijin tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pansel sudah memahami peraturan perundangan. Kesimpulannya seleksi tetap berjalan, selain bukan penggantian pejabat tetapi pengisian jabatan yang kosong, setelah selesai seleksi hasilnya akan dimintakan rekomendasi ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) selanjutnya akan meminta ijin Mendagri. 

“Seleksi ini tidak ada masalah, tetap mengacu pada peraturan perundangan,” tambahnya. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI