Misa Jumat Agung di Gunungkidul Terapkan Prokes Ketat

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI KRJOGJA.com – Umat kristiani di kabupaten Gunungkidul melaksanakan kebaktian dan Misa Jumat Agung di sejumlah gereja Katolik dan Kristen Jumat (02/04/2021) kemarin. Khusus di Paroki wilayah barat misa digelar di 2 Gereja, Santo Yusup Bogor dan Bandung, Playen. Misa yang dilaksanakan dua gelombang wilayah paroki berlangsung di masing-masing wilayah paroki dengan menerapkan protokol kesehatan dengan kuota kapasitas jemaat 50 persen dari daya tampung gereja. Misa Jumat Agung di Gereja St Yusup Bogor dipimpin Rm Yohanes Sulistijanto MSF

Karena dalam masa Pandemi Covid-19 misa Jumat Agung tersebut tidak diawali lebih dahulu dilaksanakan prosesi jalan salib untuk mengenang dan menghayati kesengsaraan Yesus Kristus dari Taman Zaetun menuju puncak Golgota tempat Yesus wafat dan dimakamkan.

“Untuk Misa Jumat Agung kita tidak menampilkan tablo atau drama kisah sengsara Yesus namun diganti dengan pembacaan kisah sengsara Yesus Kristus. Peringatan tahun ini lebih kita sederhanakan tanpa mengurangi makna dan nilai yang terkandung salam misa Jumat Agung,” kata Ignatius Bambang, salah satu panitia pekan suci Gereja St Yusup Bogor, Playen, Gunungkidul Jumat (02/04/2021).

Sementara dalam homili Rm mengatakan, Misa Jumat Agung dilaksanakan dalam suasana duka namun dibalik itu dengan wafatnya Yesus Kristus menjadi pengharapan bagi umat Katolik untuk karya penebusan.

BERITA REKOMENDASI