Musim Penghujan Tiba, BBWS Serayu Opak Ajak Masyarakat Panen Air

Riga Kitty menjelaskan, sosialisasi alat pemanen air hujan dan drainase ramah lingkungan (Eko-Drainase) ini merupakan kegiatan kedua. Sebelumnya telah dilaksanakan di Wates, Kulonprogo. GNKPA BBWS Serayu Opak sendiri telah memasang alat pemanen air hujan di Sembilan titik. Diantaranya dua titik di Kota Yogya, dua titik di Wates Kulonprogo, tiga titik di Gunungkidul, Satu titik di Sleman, dan dilingkungan sekitar BBWS Serayu Opak. “Karena di Gunungkidul kami anggap berada disatu lokasi, maka peserta dari tiga titik kami gabungkan,” ujarnya.

Dari kesembilan titik yang telah dipasang alat pemanen air hujan, Riga mengungkapkan masyarakat menyambut baik kegiatan ini sebagai solusi alternatif pemanfaatan sumber daya air tepat guna di masyarakat.

Ketua Tim Plt. Pengendalian dan Pelaksanaan ATAB, BBWS Serayu Opak Riva Shofiarto menegaskan, kegiatan ini merupakan program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen PUPR RI) melalui BBWS SO berkaitan dengan kegiatan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA).

Lebih lanjut Riva menjelaskan, program GNKPA sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2005 era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menggandeng delapan Kementerian disetiap tahunnya, dulu gerakan penyelamatan air tersebut berupa program reboisasi. Tahun ini program GNKPA tidak lagi reboisasi, namun dengan mengadakan pemanfaatan dan penagdaan alat pemanen air hujan.

“Usai Sembilan titik rampung, kami akan terus memantau dan mengevaluasi secara kontinyu pemaanfaatan dan pemeliharaannya di masyarakat. Apakah berjalan dengan baik atau tidaknya dimasyarakat. Semoga dapat bermanfaat dan diterima dengan baik,” paparnya.

Ke depan diharapkan, GNPKA dapat menjadi sebuah terobosan untuk inovasi dan manajemen bencana dalam mengatasi banjir dan kekeringan. Hanya saja, mengubah pola pikir masyarakat yang semula tidak peduli air hujan menjadi peduli membutuhkan kerjasama dari semua stakeholders. Karena itu bergerak bersama lebih berarti daripada bergerak sendiri. (*/Apw)

 

BERITA REKOMENDASI