Musim Penghujan, Waspadai DB dan Leptospirosis

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya pada serangan penyakit Demam Berdarah (DB) maupun Leptospirosis. Mengingat Leptospirosis memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi. Termasuk penyakit BD perlu diantisipasi.

”Peningkatkan pola hidup bersih dan sehat harus dilakukan. Termasuk melakukan pembersihan lingkungan agar pada musim penghujan ini mampu mencegah serangan DB maupun leptospirosis,” kata Kepala Dinkes Gunungkidul, dr Dewi Irawati.

Dikatakan, dinas juga telah menyiapkan tim khusus untuk menghadapi kemungkinan Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena memang musim penghujan kali ini bersamaan dengan liburan sekolah, sehingga masyarakat perlu untuk lebih cermat dan teliti ketika mengonsumsi makanan. Artinya memilih makanan yang benar-benar bersih dan aman dikonsumsi.

”Langkah tersebut untuk mencegah terjadinya permasalahan seperti keracunan dan sebagainya. Tim KLB dinas siap diturunkan sewaktu-waktu memang dibutuhkan,” imbuhnya.

Dewi menuturkan, musim penghujan juga perlu diantisipasi penyakit diare hingga batuk pilek. Paling penting untuk mencegah penyakit memang dengan meningkatkan kebersihan. Baik pada diri sendiri maupun lingkungan. Melalui lingkungan yang bersih diharapkan bisa meminimalisir terjadinya serangan penyakit.

Optimalisasi penanganan lanjutnya, juga dengan puskesmas di masing-masing wilayah. Artinya penanganan pasien bisa langsung dengan puskesmas terdekat. Termasuk jika terjadi serangan DB, perlu dilakukan penyelidikan tersebut dahulu, apakah rekomendasinya nanti diperlukan pengasapan atau tidak. Karena memang cara yang paling efektif dengan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih. (Ded)

BERITA REKOMENDASI