Nelayan Pantai Selatan Gunungkidul Panen Tongkol

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Meskipun belum merata seluruh perairan laut selatan, tetapi awal musim panen ikan di Gunungkidul disambut gembira oleh kalangan nelayan. Sudah hampir 3 bulan mengalami paceklik ikan dan sepi dari tangkapan dan meskipun rutinitas hasil tangkapan dalam empat hari terakhir belum bisa maksimal setidaknya mampu meningkatkan aktivitas dan mendatangkan pendapatan.

“Khusus di Pantai Baron, Tanjungsari dalam beberapa hari ini mulai panen ikan tongkol,” kata Ketua Nelayan Baron Sumardi.

Musim panen ikan tongkol khususnya di Pantai Baron terdapat puluhan kapal beroperasi dengan rata-rata hasil tangkapan 50- 60 kilogram. Dibanding perolehan hasil tangkapan musim panen sebelumnya jumlah ini relatif baik, Meskipun dalam kondisi panen normal untuk nelayan Baron rata-rata tiap nelayan bisa memperoleh hasil tangkapan antara 70-80 kilogram.

Saat ini harga ikan tongkol di Pantai Baron yakni di Tempat Pelelangan Ikan mencapai Rp 18.000 hingga Rp 20.000/kg. “Pada awal musim panen ikan saat ini kondisi perairan laut memungkinkan untuk kegiatan penangkapan sehingga kita manfaatkan waktu ini seefektif mungkin,” imbuhnya.

Dengan adanya musim ikan tongkol, kini para nelayan dapat bernapas lega. Pasalnya omzet yang didapat setiap kali melaut mencapai antara Rp 500 ribu – Rp 1 juta perkapal. Musim penen ikan ini akan terus berlangsung hingga dua bulan ke depan, tidak hanya jenis tongkol.

Tetapi ikan-ikan laut nantinya juga dapat ditangkap seperti ikan layur maupun ikan campuran lainnya. Selama musim panen terjadi daya beli masyarakat juga meningkat dengan demikian momentum panen ikan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar para nelayan dapat memperoleh penghasilan. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI