Nelayan Pesisir Gunungkidul Berhenti Melaut

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Ratusan nelayan pantai selatan (Pansel) Kabupaten Gunungkidul dalam lima hari ke depan akan menghentikan aktivitas untuk mengantisipasi terjadinya gelombang tinggi yang diprediksi akan terjadi mulai Jumat (23/08/2019) hari ini. Terkait dengan hal tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul juga sudah melakukan sosialisasi agar terjadinya gelombang tinggi yang diprediksi mencapai 4-5 meter tersebut tidak menimbulkan korban.

“Tanda-tanda akan terjadi gelombang tinggi memang sudah terlihat dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala BPBD Gunungkidul Edy Basuki MSi.

Terkait dengan kondisi gelombang di perairan laut selatan Tim SAR terus meningkatkan pengawasan menyikapi terjadinya perubahan cuaca tersebut dengan meningkatkan pengamanan dan pemantauan lapangan. Jika ketinggian gelombang laut terjadi seluruh kapal ikan yang ditaruh di bibir pantai diminta untuk dipindahkan agar terhindar dari gelombang besar.

Kondisi ini akan terus dipantau jika terjadi kenaikan signifikan mereka diminta untuk waspada. Selain memantau perubahan gelombang laut, Tim SAR juga memberikan imbauan kepada wisatawan agar berhati-hati.

Selain tidak bermain air di kawasan pantai atau pada titik rawan kecelakaan laut juga diminta mengindahkan larangan untuk tidak mandi maupun berenang di laut. Sepanjang pantai selatan meliputi Saptosari, Tanjungsari, Rongkop, Girisubo, Panggang dan Purwosari akan terus dipantau. “Ada indikasi terjadi peningkatan gelombang dan kewaspadaan terus dilakukan,” imbuhnya.

Tindakan antisipasi BPBD tersebut dilakukan menyusul imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY yang menyatakan, potensi gelombang tinggi akan terjadi hingga Minggu 25 Agustus mendatang. Kondisi ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara di Australia dengan Laut Cina yang cukup signifikan dan mengakibatkan terjadinya peningkatan kecepatan angin di Samudera Hindia termasuk di wilayah Yogyakarta. ”Puncak gelombang tinggi berdasarkan prediksi BMKG akan mencapai ketinggian 4 meter,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI