Normalisasi Jalan Gunungkidul – Sleman – Klaten Ditaegetkan Selesai 2023

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Normalisasi jalan antarprovinsi Kabupaten Gunungkidul, Sleman dan Klaten akan dilakukan di kawasan Utara Kabupaten Gunungkidul. Untuk tahap pertama normalisasi dimulai dari Tanjakan Clongop Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari. Program ini untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalur penghubung Gunungkidul-Klaten karena tingkat kemiringan jalan ekstrem.

Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, tanjakan Clongop terdaftar dalam status jalan provinsi, maka pelaksanaan ditangani sepenuhnya oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral DIY. “Program normalisasi dimulai tahun ini dan diawali dengan pembebasan lahan,”katanya.

Sesuai perencanaan, untuk mengurangi tingkat kemiringan jalur mencapai 10 persen akan dibuatkan jalan baru di sisi timur jalur yang ada. Rencananya jalur baru ini akan memotong jalan lama sehingga diharapkan tanjakan tajam bisa dikurangi.

Pada lokasi tanjakan pertama akan dibuatkan jalan baru ke arah timur. Dengan menghindari di jalur lama dan dengan mengurangi tingkat kemiringan tanjakan tersebut lebih aman untuk dilalui dan mengurangi risiko kecelakaan lalu-lintas.

Ruas jalan ini sejak lama difungsikan masyarakat Klaten dan Gunungkidul maupun Warga Sleman sebagai jalan alternatif menuju ketiga daerah. Keberadaan jalan juga dapat memperlancar sektor perekonomian. “Karena itu menjadi prioritas untuk dinormalisasi,” imbuhnya.

Kepala Kundha Mandala Niti Sastra Tata Sasana atau Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Winaryo mengatakan, untuk normalisasi tanjakan Clongop akan diawali pembebasan lahan. Untuk pembebasan lahan dalam program normalisasi tanjakan Clongop, Pemerintah DIY melalui Sekretaris Daerah Kadarmanta Baskara Aji telah mengeluarkan Surat No.593/2793 tentang Rencana Pembanguann Jalan Ruas Hargomulyo-Watugajah di Kabupaten Gunungkidul tertanggal 15 Februari 2021.

Dalam surat ini tertuang tahapan-tahapan mulai pembebasan lahan hingga pelaksanaan pembangunan jalur. Untuk tahun ini akan dimulai pembebasan lahan seluas 56.689,34 meter persegi dan ditargetkan selesai di 2022 mendatang. Sedangkan pembangunan jalur dilaksanakan di tahun anggaran 2022-2023. “Program normalisasi ditargetkan selesai tahun anggaran 2023,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI