Obwis Ngobaran Makin Oke, Pembangunan Jalan 9,5 Km Telan Biaya Rp 85 M

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada wisatawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan. Jalan menju objek wisata Ngobaran di Kecamatan Saptosari dari Desa Kepek- Pantai Ngobaran sepanjang 9,5 km tahun ini ditargetkan  selesai dibangun dengan dana sebesar Rp 85 miliar. 

Badan jalan yang sebelumnya 5 meter dengan aspal 4 meter, sekarang diperlebar menjadi badan jalan 13 meter dengan lebar aspal 6 meter. Tidak hanya diperlebar, tetapi dilakukan perbaikan geometrik jalan terutama dalam tikungan, tanjakan dan turunan tajam disesuaikan agar pengguna jalan lebih nyaman. 

“Dilakukan penurunan elevasi agar lebih nyaman tanjakannya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Pemukiman (DPUPRP) Gunungkidul Ir Eddy Praptono Msi, Kamis (23/1/2020).

Pembangunan jalan Kepek-Ngobaran dimulai tahun 2019 sepanjang 6 km dan sudah menghabiskan dana sebesar Rp 50 miliar. Sementara di tahun 2020 ini akan diselesaikan jalan sepanjang 3,5 km dengan pagu anggaran Rp 35 miliar, sumber dananya,  Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 23 Miliar dan Rp 12 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU). Sebagiamana diketahui, sebelumnya jalur jalan wisata ke Ngobaran ini sangat  sempit, sehingga wisatawan mengalami kesulitan ketika harus naik turun tanjakan dan juga kesulitan berpapasan dengan kendaraan yang lain.  
“Dibangunnya jalan ini diharapkan tidak hanya memperlancar jalur wisata ke Ngobaran, tetapi juga dapat mengurangi kepadatan arus wisatawan ke  pantai yang lain,” tambahnya.

Pantai Ngobaran tidak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi mempunyai cirikhas dibandingkan  dengan pantai lain di Gunungkidul. Selain ada legenda Prabu Brawijaya dari Majapahit,  pantai yang terletak di Dusun Gebang, Desa Kanigoro, Kecamata Saptosari  ini menyimpan keunikan,adanya pura dan arca, yang membuat suasana mirip di  Pulau Bali. Di sini juga terdapat mushola yang ada di bibir pantai. 

“Sehingga Ngobaran dapat disebut objek wisata keberagaman,” ujarnya. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI