Pembangunan Gedung BPBD Gunungkidul Terancam Molor

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Pelaksanaan pembangunan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul di kompleks Siraman, Kecamatan Wonosari tersendat dan terancam molor dari jadual waktu yang ditentukan akhir Desember mendatang. Dari hasil evaluasi hingga akhir November ini pelaksanaan pembangunan baru terealisasi 40 persen, padahal pelaksanaan pengerjaan hanya tersisa waktu kurang lebih satu bulan.

“Untuk pembangunan gedung BPBD Gunungkidul dari perkembangan yang kami pantau ada potensi tidak selesai secara tepat waktu,” kata Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subaryanto.

Baca juga :

‘Radja Melawan Arus’, Cara Warga Brontokusuman Tarik Perhatian Turis Prawirotaman
Pemda Diminta Perbanyak Komunikasi dengan Masyarakat

Terkait dengan pelaksanaan pekerjaan ini, dari DPUPR kemudian mengambil langkah dengan memberikan surat peringatan pada pihak pelaksana, selain itu juga memberi tenggang waktu untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dari DPUPRKP Gunungkidul juga sudah memberikan Surat Peringatan dua kali (SP 2) ke pihak pelaksana pembangunan gedung tersebut.

Jika nantinya proyek pembangunan senilai lebih dari Rp 3 miliar tersebut tidak selesai sesuai dengan target yang diberikan oleh pemerintah, maka DPUPRKP akan mempertimbangkan dengan memberikan kesempatan 50 hari sesuai kontrak. Jika kebijakan ini tidak bisa dilaksanakan tidak menutup kemungkinan pelaksana pembangunan gedung tersebut akan terkena sanksi.

”Pengawasan sendiri terus dilakukan dan berharap target pembangunan tersebut bisa selesai 27 Desember mendatang,‚” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan gedung BPBD yang nantinya menjadi bagian dari Kantor OPD terpadu Pemkab Gunungkidul di Desa Suraman, Wonosari tersebut sudah mulai dilakukan. Adanya rencana pemindahan pusat perkantoran, maka BPBD mendapatkan pembangunan gedung dari Pemkab di kompleks Siraman dan di lokasi tersebut, nantinya akan menyusul dibangun sejumlah gedung perkantoran lainnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI