Pemilu 2019, 7 TPS Dinyatakan Rawan Satu

WONOSARI, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan pemilu 2019. Seluruh tahapan awal hingga pelaksanaan masa kampanye berlangsung dengan tertib dan lancar. Sementara itu, jajara kepolisian Gunungkidul sudah memetakan rawan. Berdasarkan data kepolisian dari 2.170 TPS di Gunungkidul, 7 diantaranya dinyatakan rawan satu. Kerawanan tersebut melihat pada pemilu sebelumnya pernah terjadi keributan maupun permasalahan lain. 

“Memang ada 7 TPS yang rawan, tersebar di sejumlah kecamatan,” kata Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady ketika menjadi narasumber Dialog Kesiapan KPU dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Bangsal Sewakapraja, Wonosari, Jumat (28/12/2018).

Dialog juga menghadirkan narasumber Komisioner KPU Gunungkidul Andang Nugroho, Sekda Ir Drajat Ruswandono MSi, Ketua Bawaslu Is Sumarsono SH dengan Moderator Wartawan Senior SKH Kedaulatan Rakyat Endar Widodo. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan, Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, Wakil Bupati Dr H Immawan Wahyudi MH, Muspida, PPK dan undangan. Dalam dialog juga dibahas mengenai kesiapan dalam merekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 

Masyarakat diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam menjadi KPPS, sehingga mendukung berjalannya pemilu tertib dan lancar. Pada kesempatan tersebut PT BP SKH Kedaulatan Rakyat melalui Biro Wonosari menerima penghargaan dari KPU Gunungkidul karena dinilai menjadi media massa yang berpartisipasi dalam mendukung kesuksesan Pemilu 2019. Penghargaan diserahkan Ketua KPU Ahmadi Ruslan Hani kepada wartawan KR Dedy EW.

Sekda Ir Drajat Ruswandono MSi mengungkapkan, pemerintah daerah mendukung penuh agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan tertib dan lancar. Termasuk memback up untuk kebutuhan linmas. Nantinya melalui kecamatan hingga desa juga akan didukung untuk mensosialisikan agar masyarakat tidak takut menjadi petugas KPPS maupun penyelenggara pemilu di tingkat bawah. Meskipun memang dalam pemilu 2019 ini lebih komplek. Karena akan terdapat lima lembar surat suara. 

“Pemkab Gunungkidul mendukung agar pemilu berjalan tertib,” imbuhnya.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menambahkan, KPU secara maksimal mempersiapkan penyelenggaraan pemilu 2019. Termausk di Kabupaten Gunungkidul, KPU DIY menilai persiaapannya cukup bagus. Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat, oleh sebab itu, penyelenggara akan melakukan persiapan dan pelaksanaan secara profesional. Sebab penyelenggaraan pemilu akan berlangsung kurang lebih 4 bulan ke depan. Sedangkan Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengungkapkan, seluruh tahapan awal pemilu sudah berjalan dengan tertib dan lancar. Hingga pelaksanaan kampanye saat ini.(Ded/Ewi)

BERITA REKOMENDASI