Pemkab Gunungkidul Ajukan Izin Pembukaan Sembilan Obwis

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menanggapi positif atas kebijakan diskresi yang memperbolehkan anak berusia di bawah 12 tahun untuk mengunjungi kawasan wisata. Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu izin diperbolehkannya objek wisata di Gunungkidul dibuka kembali.

Terkait dengan diperbolehkannya anak usia di bawah 12 tahun memasuki kawasan wisata pihaknya akan mengikuti aturan dari pemerintah yang berlaku. “Sejauh ini kami sudah mengajukan 9 tempat wisata di Gunungkidul agar diperbolehkan dilakukan pembukaan uji coba terbatas,” katanya.

Adapun ke sembilan kawasan wisata tersebut antara lain Pantai Baron, Pantai Seruni, Goa Pindul, Pantai Wediombo, kawasan wisata Kalisuci, kawasan wisata Bejiharjo Edupark, kawasan wisata Gunung Gentong, kawasan wisata Gunung Ireng, dan kawasan wisata Telaga Jonge. Kawasan tersebut kini telah melengkapi dokumen persyaratan, dari aplikasi PeduliLindungi hingga sertifikat CHSE.

Berbagai syarat dan ketentuan sebagaimana diutarakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke beberapa objek wisata di DIY beberapa waktu lalu sudah dipersiapkan. Pihaknya juga mendukung anak usia di bawah 12 tahun belum mendapatkan vaksin diizinkan memasuki kawasan wisata dengan beberapa syarat, misalnya orangtuanya telah disuntik vaksin secara lengkap. “Kami menunggu izin pemerintah dan pengajuannya sudah kami lakukan sejak minggu pertama lalu,” ujarnya.

Dengan diskresi ini, nantinya upaya skreening menggunakan aplikasi PeduliLindungi melalui kedua orangtuanya yang sudah divaksin lengkap. Selain itu, untuk memastikan kelancaran wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata jika sudah diperbolehkan buka, nantinya perlu melakukan reservasi melalui aplikasi visiting jogja.

Skreening tambahan mungkin mendorong wisatawan menggunakan aplikasi visiting jogja untuk reservasi di tempat-tempat wisata. “Untuk pengajuan izinnya melalui Dinas Pariwisata DIY yang dilanjutkan ke Kemenparekraf dan masih menunggu jawabannya,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI