Pemkab Gunungkidul Bakal Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI KRJOGJA.Com – Pemkab Gunungkidul telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10,4 miliar akan diberikan kepada ribuan rumah tangga dari kalangan pekerja informal sampai dengan usaha mikro yang terdampak Covid-19. Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogi menyatakan, untuk pemberian bantuan yang bersumber dari APBD Gunungkidul ini akan mulai disalurkan berupa uang tunai itu akan diserahkan, Jumat (19/06/2020) bekerjasama dengan Bank Daerah Gunungkidul (BDG).

“Bantuan akan kami salurkan untuk usaha mikro dan pekerja yang terdampak Covid-19,” kata Hadi Hendro Prayogi Selasa (16/06/2020).

Besaran bantuan tunai tersebut akan diberikan sebanyak 4.824 rumah tangga yang masuk dalam kategori positif corona, pasien dalam pengawasan, orang dalam pantauan dan masing-masing mendapat Rp 300 ribu diterimakan satu kali. Selain itu juga kepada sebanyak 2.960 rumah tangga yang masuk dalam kategori warga miskin tercecer non DTKS masing-masing akan mendapatkan Rp 600 ribu dengan skema 2 kali penyerahan masing-masing Rp 300.000. Kemudian sebanyak 11.536 rumah tangga atau individu yang masuk dalam kategori pekerja informal, usaha mikro terdampak, buruh dan kelompok sosial yang terdampak akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu diterimakan bulan Juni ini. “Kami juga menyalurkan bantuan sembako sebanyak 900 paket untuk keluarga yang isolasi mandiri dan OTG sebesar Rp 300 ribu,” imbuhnya.

Pemberian bantuan dari pemerintah melalui APBD Gunungkiful ini sebenarnya telah dirancang sebagai jaring pengaman sosial. Kemudian pemerintah ingin menyelesaikan terlebih dahulu mengenai penyaluran bantuan dari pusat dan desa shingga sempat tertunda beberapa waktu. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI