Pemkab Gunungkidul Diminta Lakukan Tes Acak Antigen di Tempar Wisata

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Ketua DPD NasDem Gunungkidul, Suparja meminta pemkab setempat melakukan tes acak antigen di lokasi wisata di kabupaten ini. Hal itu bertujuan untuk memudahkan screening maupun pelacakan berbasis data perjalanan dan kontak fisik yang bersangkutan.

“Kebanyakan wisatawan datang dari kota-kota lain dan banyak menggunakan transportasi umum. Tes acak antigen akan memudahkan tracing, mulai sebelum masuk Gunungkidul hingga saat berwisata di sini,” kata Suparja di Gunungkidul, Senin (24/05/2021).

Anggota Komisi C DPRD DIY ini berpendapat kehadiran Pemkab Gunungkidul dibutuhkan untuk strategi preventif. Bagaimanapun, kunjungan wisatawan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat, tetapi di sisi lain kehadiran Pemkab dibutuhkan agar tempat wisata tidak menjadi klaster penyebaran.

“Strateginya preventif. Agar kehadiran wisatawan dapat memulihkan ekonomi masyarakat tetapi tidak memicu lonjakan kasus positif. Di sini peran Pemkab dibutuhkan. Saya harap pelaku wisata yang bekerja seharian tidak membawa virus ke lingkungannya,” tambahnya.

Sepanjang liburan Lebaran sejak 13-16 Mei lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul hampir menyentuh angka 100.000. Data dari Dinas Pariwisata Gunungkidul juga menunjukkan Pendapatan Asli Daerah yang masuk sebesar Rp 740.949.400.

Ia juga menambahkan pemulihan ekonomi harus terus dilakukan agak masyarakat dan bangsa ini tak terpuruk karena pandemi. Saat ini Suparja fokus menyisir 12 titik pemulihan yang sudah dipetakan, seperti Kelurahan yang disasar adalah Hargomulyo, Tegalrejo, Mertelu, Kedongpoh, Bedoyo, Dadapayu, Planjan (dua lokasi), Kanigoro (dua lokasi), Giritirto dan Girijati.

“Saya menekankan pentingnya strategi preventif. Karena sekalipun tidak ada libur panjang Lebaran, penyebaran Covid harus mampu ditekan,” sambungnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI