Pemkab Siap Fasilitasi Nelayan Pantai Selatan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan memfasilitasi para nelayan Pantai Selatan terdampak pemberlakukan larangan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jerigen dengan memberikan Surat Rekomendasi (SR) untuk membeli BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU). Kebijakan tersebut ditempuh agar dengan aturan tersebut tidak menjadi kendala bagi para nelayan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.

”Pemberian surat rekomendasi ini kami lakukan setelah berkoordinasi dengan pihak Pertamina,” kata Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Gunungkidul, Elvita Dewi Wahid.

Atas kebijakan yang ditempuh Pemkab Gunungkidul tersebut mendapat apresiasi dari para nelayan yang selama ini menggantungkan hidupnya dari menangkap ikan di perairan laut selatan. Padahal jumlah nelayan di Kabupaten Gunungkidul sebagaimana terdapat di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul terdapat sekitar 800 orang.

Jumlah itu didasarkan atas data perhitungan terakhir dan laporan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) setempat. Para nelayan Pantai Selatan yang mengoperasikan kapal dengan bobok kurang dari 10 grostoon tersebut rata-rata setiap hari menghabiskan bahan bakar jenis pertalite. ”Untuk rekomendasi yang akan diberikan maksimal 20 liter per hari,” ucapnya.

Sementara dari Pertamina memberikan izin asal ada rekomendasi dari dinas pengampu dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Karena itu Pemkab Gunungkidul kini terus melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi, pengelola SPBU, Hiswana Migas dan Polres Gunungkidul.

Dengan pemberian surat rekomendasi untuk membeli BBM ini pihaknya agar surat rekomendasi dari dinas tidak disalahgunakan dan surat rekomendasi ini hanya diberikan bagi nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT. ”Mereka yang kita fasilitasi ini adalah nelayan dengan berskala kecil untuk kegiatan mencari nafkah,” ucapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, drh Krisna Berlian menyatakan ratusan nelayan yang ada di Kabupaten Gunungkidul tersebut tersebar dari Patai Wilayah Kecamatan Purwosari, Panggang, Saptosari, Tanjungsari, Tepus, Rongkop dan Kecamatan Girisubo. Untuk surat rekomendasi ini diharapkan kegiatan penangkapan ikan tidak berhenti karena terkendala pembelian bahan bakar untuk kegiatan operasional setiap hari. (Bmp)

BERITA TERKAIT