Pemudik di Gunungkidul Didominasi dari Jakarta

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul mencatat, hingga Selasa (28/04/2020) jumlah total pemudik yang masuk ke kabupaten ini berjumlah 11.253 orang. Sebelumnya, Senin (27/04/2020) tercatat total sebanyak 11.028 pemudik memasuki Gunungkidul. Dari data tersebut setidaknya dalam sehari kemarin telah terjadi setidaknya 225 pemudik.

Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat mendominasi tempat asal pemudik yang datang ke kabupaten ini. Hingga saat ini pemudik dari ibukota sudah berjumlah 2.803 orang.

Pemudik yang datang dari berbagai daerah tersebut sebelum sampai ke Gunungkidul telah dilakukan skrening dan terdata melalui Sistem Informasi Desa (SID) dan telah terskrening sesuai protokol pencegahan Covid-19. Selain mengupdate kedatangan jumlah pemudik, juga terdata warga yang meninggalkan Kabupaten Gunungkidul tercatat sebanyak 866 orang. “Kita berharap warga perantau patuh untuk tidak mudik,” ucapnya.

Gunungkidul sendiri membangun tujuh posko penyekatan dalam Operasi Ketupat Progo 2020. Masing-masing sudah mulai dioperasikan, terdiri Posko Hargodumilah Patuk, Playen, Panggang, Rongkop, Bedoyo (Ponjong), Semin dan Ngawen dengan menerjunksn sebanyak 445 personel kepolisian. Semua kendaraan luar kota akan dilakukan pengecekan kemudian akan dilakukan langkah persuasif dan jika melanggar imbsuan mudik diminta untuk kembali ke daerah asal mereka. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI