Penataan Pintu Perbatasan Wilayah Barat Gunungkidul Ditunda

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Meskipun tahun anggaran 2020 ini Pemkab Gunungkidul telah berhasil melakukan pembebasan lahan untuk rencana penataan kawasan pintu gerbang wilayah barat Kapanewon Patuk berbatasan dengan Kabupaten Bantul sebagai ruang terbuka hijau, tetapi rencana pembangunan tersebut ditunda hingga tahun 2021-2022. Penundaan tersebut disebabkan karena terjadi refokusing anggaran akibat terdampak pandemic Covid-19.

“Proses pembebasan lahan seluas 5.728 meter persegi tersebut telah dilakukan pada tahun 2019 lalu. Untuk tahapan lanjutan seharusnya dilakukan tahun ini namun akhirnya ditunda,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Gunungkidul, Aris Suryanto, Kamis (10/12/2020).

Saat ini sudah dilakukan dilakukan review Detail Engineering Design (DED) yang sudah ada dengan maksud untuk menyesuaikan potensi harga satuan yang berlaku pada tahun ini dan tahun 2021 mendatang. Setelah itu baru pelaksanaan pembangunan yang dimungkinkan dapat dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah.

“Dari perencanaan pembangunan awal untuk penataan kawasan barat di Kapanewon Patuk, Gunungkidul berbatasan dengan Kapanewon Piyungan, Bantul ini kami diusulkan sebesar Rp 5 miliar dari anggaran dana keistimewaan,” terangnya.

Ditambahkan Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta, karena terkendala pandemi Covid-19 terdapat sejumlah proyek pembangunan baik menyangkut fasilitas gedung dan sarana lain yang rencananya akan dilakukan tahun 2021 mendatang terpaksa ditunda.

Hal tersebut dikarenakan anggaran terbatas dan masih difokuskan untuk penanganan covid-19 baik dari segi kesehatan maupun pemulihan ekonomi. “Saat ini pemerintah masih fokus dipenanganan Covid-19,” terangnya.(Bmp)

BERITA REKOMENDASI