Pendampingan Budikdamber bagi Pasien MDR-TB

Editor: KRjogja/Gus

KARANGMOJO, KRJOGJA.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerjasama dengan Mejelis Kesehatan Pimpinan Wilayah Aisyiyah dan TB Care Aisyiyah menyelenggarakan pendampingan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) bagi pasien dan mantan pasien Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) di masa pandemi Covid-19.

Leina Sofiana SKM MSc, selaku Ketua Tim PkM -UAD mengatakan, Tim PkM-UAD dan TB Care Aisyiyah mengawali kegiatan dengan koordinasi bersama relawan TB Care Aisyiyah sebagai pendamping pasien MDR TB untuk menentukan lokasi pengabdian. “Pelatihan Budikdamber, khususnya budidaya ikan lele ini dilakukan secara langsung di dua Kapanewon, yaitu Kapanewon Kalasan, Sleman dan Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul pada 24 dan 25 Juni 2021,” ujarnya, Sabtu (26/06/2021).

Liena Sofiana SKM MSc menyampaikan, budikdamber akan bermafaat bagi pasien MDR-TB sebagai aktivitas yang dapat dilakukan selama pandemi, pemenuhan ketahanan pangan keluarga serta bernilai ekonomi. Kegiatan pendampingan ini diawali dengan penyampaian materi mengenai manfaat dari budidaya lele dalam ember, pembuatan media yang terbuat dari ember, pemeliharaan lele dalam ember, memanen lele dan sayuran kangkung, serta jenis olahan makanan yang bersumber dari bahan lele. Sebagai tindak lanjut, peserta akan mendapatkan pendampingan dalam menebar bibit lele serta konsultasi selama pemeliharaan lele dalam ember ini.

Sedangkan Marsiana Wibowo SKM MPH dan Suci Musvita Ayu SKM MPH, sebagai anggota tim PkM turut menyertai pendampingan. Marsiana menyampaikan antusias peserta sangat bagus, peserta terlibat langsung dalam mempraktikkan persiapan ember beserta kangkung yang akan turut ditanam menggunakan media gelas plastik dan arang di atas ember ikan lele. Relawan pendamping pasien, Erwin dan Agung sepakat dan mendukung PkM ini serta memiliki harapan dari kegiatan pendampingan ini dapat terus berlanjut dengan berbagai macam kegiatan lainnya sehingga dapat membantu para pasien dan mantan pasien MDR-TB dalam menata kembali kehidupan sosialnya.(Jay).

 

UAD

BERITA REKOMENDASI