Pendukung Disekap Jelang Coblosan Gunungkidul, PDI Perjuangan Desak Diusut Tuntas

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – DPC PDI Perjuangan Gunungkidul meminta Kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas mengusut tindak kekerasan peristiwa terjadi jelang pemungutan suara Rabu, (09/12/2020) lalu. Saat itu, salah satu pendukung paslon nomor 03 bernama Danuri disekap di Dusun Tegalmulyo Desa Kepek Wonosari.

“Kami berharap Polisi bisa bekerja profesional. Tidak terganggu proses penghitungan suara KPU yang sedang berjalan. Jangan sampai hasil penghitungan KPU keluar mengganggu dan menyurutkan langkah Polri. Jangan sampai diketahui pemenang pilkada lalu polri mlempem dalam menegakkan hukum,” ungkap kader PDI Perjuangan Gunungkidul, Endro Guntoro di Wonosari, Senin (14/12/2020).

Kasus tindak kekerasan itu sendiri menurut Endro terjadi pada 8 Desember 2020 malam menjelang pemungutan suara dan menimpa salah seorang pendukung nomor 3 bernama Danuri. Kronologinya, sepulang mengikuti tirakat jelang hari pemungutan, Danuri dihadang tetangganya bernama Mario warga Purwosari Baleharjo.

Pelaku akhirnya telah dilaporkan ke Polri karena berusaha merampas handphone milik Danuri. Tak hanya merampas Mario juga membawa paksa Danuri ke rumah Danang Ardianta, ketua pemenangan paslon nomor 4 di Dusun Tegalmulyo Desa Kepek Wonosari.

BERITA REKOMENDASI